Mengenal Buah Kluwek, Kunci Warna Hitam Rawon

  • 14 Nov 2024 16:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Buah Kapahiang atau yang lebih dikenal dengan sebutan kluwek di Indonesia, buah ini merupakan bahan dapur yang sangat populer di masakan tradisional. Kluwek menjadi bahan dapur yang tidak tergantikan untuk beberapa hidangan di Indonesia, seperti rawon, sup konro, soto grombyang, dan juga brongkos.

Buah kapahiang berasal dari pohon kepayang atau keluak, dalam bahasa latin disebut Pangium dule. Pohon tersebut tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia, Malaysia, hingga Papua Nugini. Kluwek berbentuk bulat hingga oval dengan kulit yang keras dan berwarna coklat gelap.

Buah kluwek atau kapahiang ini sebenarnya beracun jika dikonsumsi dalam keadaan mentah, karena buah tersebut mengandung sianida. Dilansir dari laman dikti kemdikbud, menurut Prof Nuri Andarwulan, Peneliti di Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (Seafast) Center, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University mengatakan, biji dan buah kluwek segar memang memiliki senyawa yang mengandung sianida yang sangat tinggi yang disebut sianogenik glikosida.

Prof Nuri juga memberikan tips memilih kluwek yang aman untuk dikonsumsi, yaitu biji kluwek yang terpisah dengan kulitnya bisa dipastikan aman untuk digunakan, caranya bisa dikocok-kocok mirip seperti saat memilih buat alpukat. Selain itu kluwek yang aman untuk dimasak bisa dilihat dari warna saat dibuka cangkangnya. Kluwek yang baik memiliki warna hitam legam mengkilap, atau merah tua kehitam-hitaman. Prof Nuri juga menyarankan agar tidak memilik kluwek yang sudah terbuka cangkangnya, kondisi tersebut membuat kluwek berbau tengik karena teroksidasi oleh udara yang masuk.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....