Remaja Diduga Jadi Korban Prostitusi Online

  • 24 Jun 2025 18:58 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Polsek Cirebon Selatan Timur mengamankan seorang pria berinisial W (19) warga Kabupaten Cirebon, karena diduga terlibat dalam praktik prostitusi anak di bawah umur. Korban, yang masih berstatus pelajar, ditemukan dalam sebuah kamar hotel di wilayah Harjamukti, Kota Cirebon.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP H. Joni Rahmat membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan dan aktivitas daring anak-anak.

“Kasus ini kami tangani dengan serius. Pelaku diamankan di lokasi dan korban langsung kami lindungi. Ke depan, kami imbau para orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak di media sosial maupun lingkungan sekitar,” ujar AKP Joni pada Senin (23/6/2025)

Kejadian bermula dari laporan seorang pensiunan anggota polri,yang menerima telepon dari cucunya – ibu kandung korban. Ia melaporkan bahwa putrinya diduga menjadi korban penjualan anak untuk prostitusi di sebuah hotel.

Pelapor kemudian mendatangi lokasi dan menghubungi kepolisian. Tim gabungan Polsek Cirebon Selatan Timur yang terdiri dari piket Reskrim, Intel, QR Samapta, dan Bhabinkamtibmas langsung merespons dan mengamankan pelaku serta menyelamatkan korban.

Setelah pemeriksaan awal, kasus ini langsung dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon Kota guna penanganan lanjutan. Kapolsek menambahkan, prostitusi yang menyasar anak-anak menjadi ancaman serius di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam perlindungan anak dari bahaya eksploitasi seksual dan kejahatan siber.

“Kami juga mendorong masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengetahui dugaan tindak pidana serupa. Laporkan ke Call Center 110 atau melalui WhatsApp Lapor Kapolres Bae,” ucapnya.

Polisi juga terus menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain atau jaringan yang lebih besar dalam kasus ini. AKP Joni berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran penting bagi masyarakat.

“Anak-anak harus kita jaga bersama. Edukasi, pengawasan, dan komunikasi yang baik dari orang tua jadi benteng pertama perlindungan anak,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....