OJK Perkuat Literasi dan Akses Keuangan Nelayan Desa Gebang Mekar
- 03 Mar 2026 20:44 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Anggota Komisi XI DPR RI menggelar kegiatan edukasi dan literasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju” bagi nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Senin, 2 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir sekaligus mendukung program pemerintah di sektor kelautan dan perikanan. Berdasarkan penetapan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Desa Gebang Mekar termasuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang difokuskan pada penguatan kawasan perikanan berbasis potensi lokal.
Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang signifikan dan dominasi aktivitas perikanan tangkap, desa tersebut memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon. OJK menilai penguatan sektor riil perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan agar pertumbuhan ekonomi berjalan lebih stabil dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Ir. H. Kardaya Warnika, D.E.A., Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, serta pimpinan Bank BJB Bambang Kendra Senjaya beserta jajaran. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan lintas sektor dalam memperluas akses keuangan formal yang legal dan aman bagi nelayan.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, S.H., M.H. menegaskan literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi nelayan yang lebih tangguh.
“Kami ingin nelayan tidak hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga mampu merencanakan, mengelola, dan memanfaatkan pendapatan secara terencana. Dengan perencanaan keuangan yang bijak serta pemanfaatan layanan keuangan formal yang legal, stabilitas ekonomi keluarga nelayan dapat terjaga dan kesejahteraan meningkat secara bertahap,” ujarnya, dikutip dalam siaran pers OJK Kota Cirebon.
OJK juga mendorong pengembangan Desa Gebang Mekar sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusi (EKI), yakni desa yang masyarakatnya memiliki akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal secara optimal. Pengembangan dilakukan melalui pemetaan tingkat literasi dan inklusi, identifikasi kebutuhan pembiayaan produktif, serta penguatan sinergi antara pemerintah desa dan lembaga jasa keuangan.
Anggota Komisi XI DPR RI Kardaya Warnika menyampaikan bahwa perluasan akses pembiayaan harus tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen.
“Perluasan akses pembiayaan harus tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen. Nelayan perlu mendapatkan akses yang aman, terjangkau, dan tidak memberatkan,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menilai penguatan kapasitas finansial nelayan sejalan dengan strategi pembangunan ekonomi daerah.
“Penguatan literasi keuangan sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami mendukung pengembangan Desa Gebang Mekar sebagai desa yang mandiri secara ekonomi dan inklusif secara keuangan,” ujarnya.
Sebagai bentuk kolaborasi konkret, Bank BJB turut memperkenalkan produk pembiayaan yang relevan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Nelayan. Dukungan perbankan diharapkan dapat memperluas akses kredit produktif dan memperkuat sektor unggulan lokal di wilayah pesisir.
Kegiatan ini diikuti antusias oleh para nelayan yang tidak hanya memperoleh materi pengelolaan keuangan, tetapi juga kesempatan berdialog langsung dengan regulator, legislatif, dan perbankan terkait kebutuhan pembiayaan serta perlindungan konsumen.
Melalui program “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju”, OJK bersama DPR RI, Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan industri jasa keuangan berkomitmen memperluas literasi dan inklusi keuangan guna mendorong kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....