Penyebab Rasa Gatal pada Organ Sensitif
- 25 Jul 2024 13:30 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Rasa gatal dibagian organ sensitif memang sangat membuat tidak nyaman. Terlebih ketika berada di pusat keramaian atau di acara-acara penting. Ketika kita akan menggaruk pasti akan malu, tapi kalau ditahan akan sangat menyiksa.
Tapi tahukah anda apa penyebab rasa gatal pada organ sensitif? Dilansir dari siloamhospitals.com berikut penyebabnya:
1. Infeksi Jamur.
Infeksi jamur adalah penyebab gatal pada organ sensitif yang paling sering terjadi, terutama pada wanita. Jamur yang paling banyak menginfeksi adalah C. albicans. Jamur ini dapat menyebabkan organ sensitif terasa gatal dan keputihan yang menggumpal seperti keju. Meski sering terjadi pada wanita, tak menutup kemungkinan bahwa pria juga berisiko mengalaminya. Infeksi jamur pada pria biasanya ditandai dengan gatal, bau tidak sedap, dan ruam merah pada area organ sensitif. Infeksi jamur pada area tersebut perlu diobati sesegera mungkin agar tidak memicu komplikasi. Biasanya dokter akan memberikan obat antijamur berupa obat oral ataupun krim, tergantung dari tingkat keparahannya.
2. Alergi
Penyebab gatal pada organ sensitif pria dan wanita berikutnya adalah alergi. Beberapa alergen yang sering memicu alergi dan menyebabkan gatal di antaranya sabun deterjen, pelembut pakaian, kondom, hingga tisu. Untuk menghindari kondisi ini, ada baiknya untuk memperhatikan benda-benda yang digunakan terutama di organ sensitif guna menghindari pemicu kambuhnya alergi.
3. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang disebabkan oleh tumbuhnya sel kulit yang terlalu cepat sehingga menimbulkan penumpukan sel baru di permukaan kulit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan bercak tebal berwarna merah dan bersisik yang mudah mengelupas pada kulit. Psoriasis dapat terjadi di bagian kulit mana saja, tak terkecuali organ sensitif. Baik wanita maupun pria sama-sama rentan terkena penyakit ini. Meski begitu, psoriasis bukanlah jenis penyakit menular karena tidak disebabkan oleh virus atau bakteri. Psoriasis yang menyerang area organ sensitif lebih sulit ditangani dibandingkan dengan area kulit lainnya. Hal ini dikarenakan kulit di organ sensitif lebih sensitif sehingga memerlukan perawatan khusus. Biasanya dokter akan meresepkan obat oles untuk psoriasis di area kemaluan.
4. Efek bercukur
Efek bercukur sering kali menjadi penyebab gatal pada organ sensitif pria dan wanita, khususnya ketika rambut organ sensitif mulai tumbuh. Pemilihan alat cukur yang digunakan sangat penting, mengingat kulit di area tersebut sangat sensitif. Alat cukur yang kurang steril atau cara bercukur yang kurang tepat dapat menyebabkan kulit memerah dan gatal, bahkan timbul sensasi terbakar (razor burn). Selain itu, mencukur dengan cara yang tidak tepat juga dapat menyebabkan terjadinya ingrown hair atau rambut yang tumbuh ke arah dalam. Kondisi ini dapat mengakibatkan peradangan dan rasa nyeri di area tersebut. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Usahakan untuk tidak mencukur habis rambut dengan menyisakannya beberapa milimeter atau sentimeter. Selain itu, pilihlah alat cukur dengan kualitas yang baik. Penggunaan krim hypoallergenic juga dapat melindungi kulit saat bercukur.
5. Kutu kelamin
Kutu kelamin adalah penyebab gatal pada organ sensitif berikutnya. Jenis serangga ini dapat hidup di rambut organ sensitif dan memicu rasa gatal, sama halnya dengan gejala kutuan di kepala. Tidak hanya menimbulkan rasa gatal akibat gigitannya, area tersebut juga dapat mengalami iritasi karena keberadaan telur kutu di kulit kelamin. Jalur penyebaran kutu kelamin paling sering terjadi dari hubungan seksual dan pemakaian barang pribadi secara bergantian. Kutu kelamin tidak tergolong serangga yang membahayakan dan dapat hilang melalui perawatan sederhana, seperti penggunaan salep dari dokter. Jaga selalu kebersihan tempat tidur dan hindari bertukar pakaian dalam dengan orang lain untuk mencegah terjangkitnya kutu kelamin.
6. Menopause
Gatal pada organ sensitif bisa menjadi salah satu tanda wanita memasuki masa menopause. Hal ini disebabkan oleh penurunan hormon estrogen. Ketika memasuki masa menopause, kadar estrogen akan menurun dan menyebabkan dinding organ sensitive wanita menipis, mengering hingga menimbulkan rasa gatal. Dokter biasanya akan meresepkan krim atau salep steroid untuk dioleskan langsung ke bagian kulit yang bermasalah guna meredakan rasa gatal.
7. Balanitis
Balanitis adalah peradangan pada kulup atau kepala penis yang menjadi salah satu penyebab gatal pada organ sensitif pria. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur pada area organ sensitif yang tidak terjaga kebersihannya. Balanitis ditandai dengan area organ sensitif yang terasa gatal hingga timbul sensasi terbakar, kulup terasa kencang, keluar cairan berwarna kekuningan dan berbau. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan jika tidak ditangani secara tepat. Penanganan yang tepat dari dokter akan mempercepat proses penyembuhan balanitis. Di mana biasanya dokter akan memberikan terapi obat-obatan, seperti obat antijamur, antibiotik, dan kortikosteroid.
8. Penyakit Menular Seksual
Beragam jenis penyakit menular seksual seperti, gonore, klamidia, herpes genital, dan trikomoniasis adalah penyakit yang dapat menjadi penyebab gatal pada organ sensitif. Kondisi ini dapat menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman. Gejala penyakit kelamin yang paling khas adalah timbulnya rasa gatal, nyeri serta sensasi terbakar pada area organ sensitif. Apabila mengalami gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....