Rumah Sakit Pertamina Cirebon Edukasi Penanganan Stroke

  • 21 Sep 2026 09:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – RS Pertamina Cirebon menjadi narasumber Indonesia Sehat dengan dialog berlangsung dalam program siaran "Indonesia Sehat" pada Jumat, 18 September 2026. Sesi edukasi interaktif ini disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Cirebon mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.

Dialog yang dipandu presenter Iskandar Zulkarnain ini mengangkat tema khusus yaitu "Stroke, Segera ke RS". Siaran tersebut menghadirkan Dokter Spesialis Neurologi IHC RS Pertamina Cirebon, dr. Agus Kusnandang, Sp.S, bersama Humas IHC RS Pertamina Cirebon, Dodi Ruswadi, S.Kep., Ners.

Dokter Spesialis Neurologi IHC RS Pertamina Cirebon, dr. Agus Kusnandang, Sp.S, menegaskan stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis. Ia mengingatkan masyarakat bahwa faktor kecepatan waktu sangat menentukan keberhasilan penanganan pasien.

"Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan yang tepat, semakin besar peluang meminimalkan risiko kecacatan akibat stroke," ujar dr. Agus Kusnandang.

Ia mengimbau keluarga pasien agar tidak melakukan penanganan mandiri yang keliru di rumah. Penderita yang menunjukkan gejala stroke harus segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat

Masyarakat diajak mengenali tanda stroke lewat slogan "SeGeRa Ke RS" dari Kementerian Kesehatan:

  • Se (Senyum): Senyum tampak tidak simetris atau mencong, tersedak, serta sulit menelan secara mendadak.
  • Ge (Gerak): Gerak separuh anggota tubuh melemah atau lumpuh tiba-tiba saat beraktivitas.
  • Ra (Bicara): Gaya bicara mendadak pelo, tidak dapat berbicara, atau perkataan tidak nyambung.
  • Ke (Kebas): Muncul sensasi kebas, baal, serta kesemutan pada separuh area tubuh.
  • R (Rabun): Pandangan kabur atau rabun pada satu sisi mata secara tiba-tiba.
  • S (Sakit kepala/Sempoyongan): Nyeri kepala hebat mendadak disertai gangguan keseimbangan tubuh atau sempoyongan.

Edukasi kesehatan mengenai stroke ini juga disiarkan secara visual melalui kanal YouTube resmi RRI Cirebon. Panduan lengkap terkait pencegahan dan penanganan stroke dapat diakses melalui portal Kementerian Kesehatan.

Kolaborasi ini menjadi sarana strategis dalam memperluas jangkauan literasi kesehatan preventif bagi publik. Informasi lengkap mengenai pencegahan penyakit saraf dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....