Kunyit Asam, Jamu Segar dengan Warisan Ribuan Tahun

  • 10 Sep 2026 07:28 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Kunyit Asam, Jamu Segar dengan Warisan Ribuan Tahun

RRI.CO.ID, Cirebon - Kunyit asam merupakan salah satu minuman tradisional Indonesia yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama di Pulau Jawa. Warnanya kuning keemasan, rasanya asam menyegarkan, sementara aroma kunyit memberikan karakter yang mudah dikenali.

Minuman ini biasanya dibuat dari kunyit, asam jawa, gula, dan air. Di balik rasanya yang sederhana, kunyit asam menyimpan sejarah panjang pemanfaatan tanaman sebagai bagian dari kebiasaan menjaga kebugaran.

Dilansir dari Kementrian kesehatan RI, kunyit sendiri mengandung kurkuminoid, termasuk kurkumin, yang banyak dipelajari karena memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.

Kementerian Kesehatan mencatat kunyit sebagai salah satu bahan jamu yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Kunyit asam secara tradisional dipercaya membantu menyegarkan tubuh, meredakan pegal, dan membantu mengatasi beberapa keluhan ringan.

Menariknya, penelitian terhadap kunyit tidak hanya melihat pengalaman tradisional. Kurkumin menjadi salah satu senyawa tanaman yang paling banyak diteliti.

Para peneliti mempelajari potensinya dalam berbagai kondisi, terutama yang berhubungan dengan proses peradangan. Namun, ada hal penting yang perlu diketahui. Kandungan kurkumin dalam kunyit tidak otomatis membuat segelas kunyit asam menjadi obat.

Jumlah senyawa yang dikonsumsi melalui makanan atau minuman juga berbeda dengan dosis dalam penelitian atau suplemen. Cara membuat kunyit asam pun sangat sederhana. Kunyit dibersihkan, dihaluskan atau diiris, kemudian direbus bersama asam jawa.

Setelah disaring, minuman dapat diberi gula sesuai selera. Justru jumlah gula inilah yang perlu diperhatikan.

Minuman tradisional yang awalnya sehat dapat menjadi kurang ideal jika gula ditambahkan terlalu banyak. Kunyit asam juga memiliki nilai budaya. Minuman ini merupakan bagian dari tradisi jamu yang diwariskan secara turun-temurun.

Pengetahuan tentang tanaman, cara mengolah, dan kombinasi bahan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat. Kementerian Kesehatan juga mengingatkan agar konsumsi jamu tidak dilakukan secara berlebihan.

Orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu, terutama jika menggunakan jamu bersamaan dengan obat. Keajaiban kunyit asam akhirnya bukan hanya mengenai kandungan kurkumin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....