Mengapa Aroma Tertentu Bisa Membawa Kita Kembali Kenangan?
- 11 Agt 2026 11:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pernahkah Anda tiba-tiba teringat masa kecil hanya karena mencium aroma tertentu? Misalnya bau tanah setelah hujan, wangi parfum seseorang, atau aroma masakan khas rumah. Fenomena ini bukan sekadar perasaan biasa, melainkan memiliki penjelasan ilmiah yang menarik.
Secara ilmiah, indra penciuman memiliki hubungan yang sangat dekat dengan bagian otak yang mengatur emosi dan memori, yaitu sistem limbik. Di dalam sistem ini terdapat dua bagian penting, yaitu amigdala (yang mengatur emosi) dan hipokampus (yang berperan dalam pembentukan ingatan).
Berbeda dengan indra lain seperti penglihatan atau pendengaran yang harus “diproses” terlebih dahulu oleh otak, sinyal dari indra penciuman langsung terhubung ke sistem limbik. Inilah alasan mengapa aroma bisa memicu kenangan dengan sangat cepat dan kuat, bahkan tanpa kita sadari.
Dilansir dari laman magazine.hms.harvard.edu, dalam penelitian dari Harvard Medical School, bau memiliki jalur saraf langsung ke pusat emosi dan memori di otak, sehingga mampu membangkitkan kenangan yang bersifat emosional dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, dilansir dari laman pmc.ncbi.nlm.nih.gov, hal itu juga diperkuat oleh studi dari National Institutes of Health (NIH) yang menyebutkan bahwa memori yang dipicu oleh aroma cenderung lebih jelas dan terasa lebih nyata dibandingkan memori yang dipicu oleh indra lainnya.
Fenomena ini sering disebut sebagai “Proust Effect”, yaitu kondisi ketika aroma tertentu secara tiba-tiba membawa seseorang kembali ke momen di masa lalu. Istilah ini diambil dari penulis Prancis, Marcel Proust, yang menggambarkan pengalaman mengingat masa kecil hanya dari mencium aroma kue.
Selain itu, setiap orang memiliki pengalaman hidup yang berbeda, sehingga satu aroma bisa memiliki makna yang berbeda bagi setiap individu. Misalnya, aroma kopi bagi sebagian orang mungkin mengingatkan suasana santai, sementara bagi orang lain justru mengingatkan tekanan pekerjaan.
Dengan demikian, wajar jika sebuah bau sederhana mampu membawa kita “kembali” ke masa lalu. Bukan karena kebetulan, tetapi karena otak kita memang dirancang untuk menghubungkan aroma dengan emosi dan kenangan secara kuat.
Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kenangan tidak selalu tersimpan dalam bentuk gambar atau kata-kata, tetapi juga bisa tersimpan dalam bentuk pengalaman sensorik seperti bau. Itulah mengapa aroma sering disebut sebagai “mesin waktu” paling kuat yang dimiliki manusia.
Menariknya, pemanfaatan aroma juga mulai digunakan dalam bidang kesehatan dan psikologi, seperti terapi relaksasi (aromaterapi) untuk membantu mengurangi stres atau kecemasan. Aroma tertentu dapat memberikan rasa nyaman karena memicu kenangan positif di masa lalu, sehingga membantu meningkatkan suasana hati seseorang secara alami.
(Sumber:Rahma Auliya_StidAlbiruni )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....