Prosedur Cuci Pangan Segar Cegah Debu Kemarau

  • 27 Jul 2026 07:42 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Angin kencang musim kemarau menyebabkan penumpukan debu dan mikroba pada permukaan buah dan sayuran di pasar terbuka Cirebon.
  • Partikel kotoran yang tidak terlihat oleh mata telanjang mudah menempel pada bahan makanan segar yang terpapar udara bebas.
  • Pembersihan menyeluruh bahan pangan di bawah air mengalir sebelum pengolahan sangat penting untuk menghilangkan residu berbahaya dan kuman penyebab penyakit.

RRI.CO.ID, Cirebon - Embusan angin kencang sepanjang musim kemarau membawa potensi bahaya berupa tingginya penumpukan debu dan mikroba pada bahan makanan segar, terutama yang dijajakan di pasar terbuka. Permukaan buah dan sayur yang terpapar udara bebas sangat mudah dihinggapi partikel kotoran yang tidak kasat mata.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, seluruh bahan pangan segar wajib melalui proses pembersihan secara menyeluruh di bawah kucuran air mengalir sebelum diolah. Langkah pembersihan yang cermat ini sangat krusial guna meluruhkan residu berbahaya serta kuman yang menempel pada lapisan luar bahan makanan.

Mengabaikan prosedur kebersihan pangan saat cuaca berdebu dapat berdampak buruk bagi kesehatan sistem pencernaan seluruh anggota keluarga. Kontaminasi silang dari kotoran udara yang tertelan berpotensi memicu berbagai keluhan kesehatan, seperti peradangan usus, sakit perut, hingga diare.

Berdasarkan panduan keselamatan pangan dari World Health Organization, penerapan higienitas pada tahap penanganan bahan makanan merupakan kunci utama dalam mencegah penyakit akibat kontaminasi lingkungan. Lembaga kesehatan dunia tersebut menekankan pentingnya menjaga kebersihan rantai pasokan pangan rumah tangga, terlebih saat kondisi lingkungan sekitar kurang kondusif.

Sebagai langkah pembilasan lanjutan, pemanfaatan larutan garam encer atau sedikit cuka apel sangat disarankan untuk memaksimalkan pembasmian mikroorganisme patogen. Perendaman singkat ini membantu melepaskan kotoran membandel yang terselip di sela-sela tangkai atau kulit buah dan sayuran.

Setelah dipastikan bersih sempurna, bahan pangan harus segera ditiriskan hingga kering sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat di lemari pendingin. Proses pengeringan dan penyimpanan yang benar ini efektif mencegah pertumbuhan jamur serta kelembapan berlebih yang dapat merusak kualitas gizi.

Menerapkan standar higienis secara ketat dalam mengolah bahan pangan merupakan bentuk perlindungan nyata bagi kesehatan keluarga selama musim kering. Lewat kebiasaan bersih ini, asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tetap terjamin keamanan dan kesegarannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....