Peneliti Temukan Hubungan Konsumsi Telur dengan Penurunan Risiko Demensia

  • 16 Mei 2026 12:57 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon: Konsumsi telur secara rutin disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer, terutama pada kelompok usia lanjut. Temuan ini menjadi perhatian karena Alzheimer masih menjadi salah satu penyebab utama penurunan fungsi kognitif di dunia.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal The Journal of Nutrition pada 2024 menemukan adanya hubungan antara konsumsi telur dan penurunan risiko Alzheimer. Studi tersebut dilakukan oleh peneliti dari Tufts University dan Rush Alzheimer’s Disease Center melalui proyek Rush Memory and Aging Project.

Dalam penelitian itu, sebanyak 1.024 lansia di Chicago diamati selama rata-rata 6,7 tahun untuk melihat pola makan dan kondisi kesehatan otak mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi lebih dari satu telur per minggu memiliki risiko Alzheimer hingga 47 persen lebih rendah dibanding kelompok yang jarang makan telur.

Para peneliti menjelaskan bahwa telur mengandung sejumlah nutrisi penting bagi kesehatan otak, seperti kolin, omega-3, lutein, vitamin B12, dan folat. Kandungan kolin disebut berkontribusi sekitar 39 persen terhadap efek perlindungan otak dalam penelitian tersebut.

Temuan lain juga datang dari penelitian besar berbasis UK Biobank yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2025. Studi itu menemukan bahwa asupan kolin yang cukup berkaitan dengan penurunan risiko demensia, Alzheimer, dan gangguan kognitif ringan.

Kolin sendiri merupakan nutrisi esensial yang membantu pembentukan asetilkolin, senyawa kimia otak yang berperan penting dalam memori dan kemampuan belajar. Kekurangan kolin dalam jangka panjang diduga dapat mempercepat penurunan fungsi saraf pada usia lanjut.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penelitian tersebut masih bersifat observasional sehingga belum dapat membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Konsumsi telur tetap dianjurkan sebagai bagian dari pola makan seimbang, disertai olahraga dan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan otak sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....