Tips Bidan Tangani Demam Anak Pasca-Imunisasi: Jangan Panik
- 12 Mei 2026 15:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Orang tua diminta tidak langsung panik apabila anak mengalami demam ringan atau bengkak setelah imunisasi karena kondisi tersebut umumnya merupakan reaksi normal tubuh terhadap vaksin dan masih dapat ditangani dengan pemantauan yang tepat di rumah. Edukasi mengenai penanganan pasca imunisasi pun terus diberikan kepada keluarga agar orang tua memahami langkah yang perlu dilakukan setelah anak menerima vaksin.
Bidan UPTD Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka, Onidah, A.Md.Keb menjelaskan efek samping ringan setelah imunisasi memang dapat terjadi pada sebagian anak sebagai respons alami tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan. Kondisi tersebut biasanya berupa demam, pegal, maupun bengkak di area penyuntikan dan masih tergolong normal.
Sebelum proses imunisasi dilakukan, tenaga kesehatan terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada orang tua mengenai kemungkinan reaksi yang akan muncul sekaligus cara penanganannya di rumah. Informasi tersebut dianggap penting agar keluarga tidak merasa cemas berlebihan apabila anak mengalami keluhan ringan setelah vaksinasi.
Onidah mengatakan, “Sebelum pemberian suntikan itu dikasih tahu ke ibunya, ini efeknya ya seperti panas atau bengkak. Penanganannya di rumah dikompres air hangat, banyak minum, obatnya dilanjutkan,” ujarnya kepada RRI Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menambahkan pemantauan terhadap kondisi anak setelah imunisasi juga tetap dilakukan, termasuk memastikan perkembangan kondisi anak beberapa jam hingga beberapa hari setelah vaksin diberikan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan keluhan lanjutan yang membutuhkan penanganan medis.
Menurut Onidah, efek demam akibat vaksin umumnya berlangsung selama dua hingga tiga hari sehingga apabila panas tidak kunjung turun setelah waktu tersebut, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan dokter guna memastikan tidak ada infeksi lain pada anak. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan apabila muncul gejala tambahan atau kondisi anak memburuk.
Ia mengatakan, “Kalau tiga hari masih panas, yuk kita konsul ke dokter, takutnya ada infeksi lain. Alhamdulillah selama ini masih bisa ditangani,” katanya. Orang tua pun diingatkan untuk tetap melanjutkan jadwal imunisasi anak karena manfaat vaksin dinilai lebih besar dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....