Kesehatan Mental Ibu Hamil Jadi Faktor Penting Pertumbuhan Janin

  • 02 Mei 2026 12:51 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pengelolaan emosi selama kehamilan hingga pasca melahirkan menjadi faktor penting yang tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis ibu. Hal tersebut juga berdampak langsung pada kesehatan dan tumbuh kembang bayi, sehingga diperlukan dukungan lingkungan agar ibu lebih tenang dan sehat.

Hal itu disampaikan Dosen Program Studi S1 Kebidanan UBHI Kota Cirebon, Nurul Hidayah, M.Tr.Keb., dalam dialog Indonesia Sehat, Jumat, 1 Mei 2026. Ia membahas bahwa perubahan emosi merupakan bagian alami dari kehamilan, namun perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif.

Nurul menjelaskan emosi merupakan respons alami manusia terhadap berbagai situasi yang melibatkan perasaan, pikiran, dan reaksi fisik tubuh. “Jadi emosi itu merupakan perasaan yang muncul sebagai respon terhadap situasi tertentu seperti layaknya kayak kita senang, sedih, marah, atau merasa takut dan juga cemas jadi emosi itu bukan hanya dari perasaan saja, tapi juga melibatkan pikiran dan juga reaksi fisik tubuh kita,” ujarnya.

Ia menegaskan perubahan emosi pada ibu hamil adalah hal yang normal, terutama karena adanya perubahan hormon dan peran dalam kehidupan. Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong wajar selama ibu mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik.

Lebih lanjut, Nurul mengatakan lingkungan sekitar, terutama keluarga, memiliki peran penting dalam mengenali perubahan emosi pada ibu hamil. Kepekaan terhadap perubahan perilaku, seperti menurunnya semangat atau perubahan rutinitas, dapat menjadi langkah awal untuk memberikan dukungan.

Menurutnya, respons emosional seperti stres dan kecemasan dapat memicu reaksi tubuh yang dikenal sebagai sistem “fight or flight”. Kondisi ini menyebabkan peningkatan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol.

Ia menambahkan jika kondisi stres berlangsung lama dan tidak ditangani, maka dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Dampak tersebut antara lain meningkatnya tekanan darah, terganggunya aliran darah ke janin, hingga memengaruhi kenyamanan kehamilan.

Oleh karena itu, pengelolaan emosi menjadi kunci penting selama masa kehamilan dan setelah melahirkan. Hal ini agar ibu tetap stabil secara fisik dan mental serta bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan dukungan lingkungan yang positif.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....