FOMO dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Mental Remaja
- 29 Apr 2026 12:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon: Fenomena Fear of missing out atau FOMO makin sering dialami remaja di era digital saat ini. Banyak orang merasa cemas kalau ketinggalan tren, informasi, atau aktivitas yang sedang viral di media sosial.
Tanpa disadari, FOMO membuat seseorang jadi lebih sering membuka media sosial hampir setiap saat. Kebiasaan ini lama-lama berubah menjadi rutinitas yang sulit dihentikan karena adanya rasa takut tertinggal.
FOMO biasanya muncul karena adanya dorongan untuk selalu terhubung dan mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Apalagi ketika melihat postingan yang terlihat lebih menarik, seseorang jadi merasa hidupnya kurang dibandingkan orang lain.
Dilansir dari laman Alodokter.com, FOMO adalah rasa takut atau cemas karena merasa tertinggal dari orang lain dalam hal pengalaman informasi. Hal ini menunjukan bahwa FOMO bukan hanya kebiasaan biasa, tetapi juga berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang.
Dampak dari FOMO bisa memengaruhi kesehatan mental, seperti munculnya rasa tidak puas dan mudah cemas. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat menurunkan fokus dan produktivitas dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk mengurangi FOMO, penting untuk mulai mengatur penggunaan media sosial secara lebih bijak. Fokus pada kehidupan nyata dan berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain bisa membantu mengurangi tekanan tersebut.
Mulai sekarang, cobalah membatasi waktu bermain gadget dan lebih menghargai diri sendiri. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari FOMO dan menjalani hidup dengan lebih tenang, seimbang, serta lebih fokus pada hal yang benar benar penting. (Farras/EGS Cirebon)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....