Waspada Campak: Kenali Penyebab dan Pencegahannya
- 07 Mar 2026 08:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Penyakit campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam merah pada kulit.
Meski lebih sering terjadi pada anak, orang dewasa juga dapat tertular terutama jika belum pernah mendapatkan vaksin campak.
Penyebab Campak
Campak disebabkan oleh virus dari kelompok “Morbillivirus” yang menyerang saluran pernapasan. Virus ini sangat mudah menular dan dapat menyebar dengan cepat, terutama di lingkungan yang padat atau pada orang yang belum memiliki kekebalan terhadap virus tersebut.
Menurut World Health Organization, campak termasuk salah satu penyakit menular paling cepat menyebar di dunia. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Pada anak, risiko penularan lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuh belum terbentuk sempurna. Sementara pada orang dewasa, campak dapat terjadi jika seseorang belum pernah divaksinasi atau belum pernah terpapar virus sebelumnya.
Penularan campak umumnya terjadi melalui percikan air liur atau droplet dari penderita yang batuk, bersin, atau berbicara. Virus juga dapat bertahan di udara atau pada permukaan benda dalam waktu tertentu.
Seseorang bisa tertular ketika menghirup udara yang terkontaminasi atau menyentuh permukaan yang mengandung virus lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, penderita campak dapat menularkan virus sejak sekitar empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelah ruam terlihat di kulit.
Hal ini membuat penyebaran campak sering terjadi tanpa disadari karena seseorang sudah menularkan penyakit sebelum gejala khas muncul.
Gejala Campak
Gejala campak biasanya muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Pada tahap awal, penderita mengalami demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah.
Setelah beberapa hari, muncul ruam kemerahan yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Pencegahan Campak
Upaya pencegahan paling efektif terhadap campak adalah melalui imunisasi. Vaksin campak umumnya diberikan dalam bentuk vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) yang melindungi dari campak, gondongan, dan rubella.
Program imunisasi ini menjadi langkah penting untuk menekan penyebaran penyakit, terutama pada anak-anak. Selain vaksinasi, pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta menghindari kontak dekat dengan penderita campak.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, imunisasi lengkap dan perilaku hidup bersih menjadi kunci penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....