Tips Sahur Sehat: Kurangi Lemak dan Minuman Kafein agar Tidak Cepat Lemas
- 02 Mar 2026 18:28 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemilihan jenis makanan saat sahur sangat menentukan kondisi tubuh selama berpuasa seharian penuh. Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Musrifah, S.Gz., mengimbau masyarakat untuk lebih selektif memilih makanan saat sahur agar tidak mudah lemas dan dehidrasi.
Musrifah menyarankan agar makanan berlemak tinggi seperti gorengan harus dibatasi saat sahur. “Makanan goreng-gorengan itu lemaknya cenderung sulit dicerna, sehingga pada saat berpuasa bisa menimbulkan efek cepat lemas,” ujarnya kepada RRI,baru baru ini.
Selain makanan, jenis minuman juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Musrifah menyebut teh dan kopi sebaiknya dikurangi karena bersifat diuretik karena kandungan kafeinnya, yang merangsang ginjal mengeluarkan lebih banyak cairan dan garam melalui urin.
“Teh dan kopi ini sifatnya diuretik, jadi cenderung mendorong kita mengeluarkan cairan lebih banyak, sehingga nanti saat puasa bisa terasa lebih lemah,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pengaturan cairan sebaiknya dilakukan bertahap mulai dari berbuka hingga sahur. Disarankan minum satu gelas saat berbuka, satu gelas setelah makan, empat gelas sebelum tidur, dan dua hingga tiga gelas saat sahur.
Menurutnya, air putih tetap menjadi pilihan utama dibandingkan minuman manis atau isotonik. Jika kebutuhan gizi seimbang sudah terpenuhi dari makanan alami, cairan tambahan seperti minuman elektrolit sebenarnya tidak diperlukan.
“Kalau sudah tercukupi dari makanan dengan gizi seimbang, saya rasa saat sahur sebenarnya tidak diperlukan lagi cairan isotonik itu,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....