Lebih Sehat Telur Rebus atau Goreng? Ini Perbedaannya!

  • 27 Sep 2025 08:51 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer dan serbaguna. Selain harganya yang terjangkau, telur juga kaya akan nutrisi penting.

Namun, seringkali muncul pertanyaan: manakah yang lebih sehat, telur rebus atau telur goreng? Perbedaan cara pengolahan ternyata sedikit memengaruhi kandungan nutrisi, khususnya kalori dan lemak.

Dilansir dari ibudanbalita.com, Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai manfaat telur rebus dan telur goreng jika dilihat dari kandungan nutrisinya, antara lain:

1. Kalori

Manfaat telur rebus bisa Anda lihat dari kandungan zat gizi makro di dalamnya. Melansir laman resmi fatsecret.co.id, kalori yang terdapat dalam 1 butir telur rebus ukuran sedang yaitu sekitar 77 kkal, sedangkan kalori yang terkandung dalam telur goreng bisa mencapai 100 kkal.

Dari jumlah tersebut dapat dilihat bahwa manfaat telur rebus lebih baik dibandingkan telur goreng karena memiliki kadar kalori yang lebih rendah. Perbedaan jumlah kalori tersebut disebabkan karena adanya tambahan minyak atau mentega pada telur goreng yang dapat meningkatkan kadar kalori lebih tinggi.

Maka dari itu, manfaat telur rebus dianggap lebih baik dan menyehatkan bagi anak. Mengapa manfaat telur rebus ini baik bagi tubuh si Kecil? Sebab, jika si Kecil mengonsumsi makanan dengan kalori yang tinggi secara berlebihan, maka akan meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, asupan kalori yang dianjurkan untuk anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 1350 kkal per hari. Panduan AKG dari Kemenkes RI ini merupakan acuan kebutuhan kalori harian secara umum.

Artinya, kebutuhan kalori setiap anak bisa berbeda tergantung dari usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, dan aktivitas harian yang dilakukannya.

2. Protein

Jika melihat dari kandungan protein, manfaat telur rebus dan telur goreng sebenarnya tidak ada perbedaan yang cukup signifikan. Kedua jenis telur ini mengandung kadar protein yang hampir sama, telur rebus sekitar 6,48 gram dan telur dadar sekitar 6,42 gram.

Kendati demikian, manfaat telur rebus tentu lebih sehat dibandingkan telur yang digoreng menggunakan minyak atau mentega karena kandungan lemak dan kalori dalam telur rebus lebih rendah. Telur rebus sebagai salah satu sumber protein hewani yang berkualitas memiliki peran penting untuk tubuh si Kecil.

Protein dalam telur rebus ini nantinya diubah menjadi asam amino di dalam tubuh. Sebenarnya terdapat 20 jenis asam amino, tetapi hanya ada 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang kehadirannya sangat diperlukan oleh tubuh.

Hal ini dikarenakan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari sumber protein hewani, seperti telur rebus. 9 Asam Amino Esensial (9AAE) ini bermanfaat untuk membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh, sebagai sumber energi, meningkatkan fungsi otak, menjaga daya tahan tubuh, dan mengangkut zat gizi lainnya.

Itulah sebabnya, manfaat telur rebus diyakini lebih optimal dibandingkan telur yang digoreng.

3. Lemak

Selain kalori dan protein, manfaat telur rebus juga bisa dilihat dari kandungan lemak di dalamnya. Dalam 1 butir telur rebus yang berukuran sedang mengandung sekitar 4,65 gram lemak.

Sementara itu, telur goreng mengandung sekitar 7,33 gram lemak. Terlihat perbedaannya, kan? Menurut AKG tahun 2019 dari Kemenkes RI, anak yang berusia 1-3 tahun dianjurkan untuk mendapat asupan lemak sebanyak 45 gram per hari. Sedangkan, asupan asam lemak omega 3 sebanyak 0,7 gram per hari dan asam lemak omega 6 sebanyak 7 gram.

qqTubuh si Kecil memang membutuhkan asupan lemak, tetapi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Lemak diperlukan untuk meningkatkan fungsi otak dan sistem saraf, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan mata, dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, lemak yang sehat bisa didapatkan dari kandungan nutrisi dan manfaat telur rebus.

4. Karbohidrat

Manfaat telur rebus juga bisa terlihat dari kandungan karbohidrat di dalamnya. Dalam 1 butir telur rebus berukuran sedang mengandung sekitar 0,49 gram karbohidrat.

Sedangkan, telur goreng mengandung karbohidrat sekitar 0,42 gram. Jumlahnya memang tidak jauh berbeda.

Menurut AKG tahun 2019 dari Kemenkes RI, asupan karbohidrat yang dianjurkan untuk anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 215 gram. Karbohidrat diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi utama, mencegah berbagai penyakit, dan mengontrol berat badan.

Asupan karbohidrat harian si kecil juga bisa dioptimalkan dengan memberikan makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, kentang, ubi, gandum, jagung, dan lainnya.

5. Vitamin dan Mineral

Tak hanya zat gizi makro, manfaat telur rebus dan telur goreng juga dipengaruhi oleh kadar vitamin dan mineral di dalamnya.

Melansir laman resmi Healthline.com, dengan mengonsumsi telur rebus berukuran sedang, maka si kecil akan mendapatkan sekitar 15% dari nilai kecukupan gizi untuk asupan vitamin B2, 10% dari nilai kecukupan gizi yang dianjurkan untuk vitamin B12, dan 11% dari nilai kecukupan gizi untuk vitamin D.

Telur goreng juga memiliki kandungan vitamin yang sama, tetapi kadarnya lebih sedikit dibandingkan telur rebus. Ini karena efek pengolahan yang berbeda, sehingga berpengaruh terhadap kandungan nutrisi di dalamnya. Maka dari itu, manfaat telur rebus bagi anak lebih bisa mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....