Jangan Konsumsi Kerupuk Putih Berlebihan
- 27 Sep 2024 09:30 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Siapa diantara kita yang tidak bisa makan kalau tidak ada kerupuk?. Kerupuk menjadi salah satu hal yang sangat melekat dengan masyarakat Indonesia. Bahkan, beberapa orang akan merasa aneh jika makan tanpa didampingi dengan kerupuk. Namun, ada satu hal yang perlu mendapat perhatian lebih, yaitu kalori kerupuk putih.
Di kutip dari Gridhealth sebenarnya, kerupuk putih terbuat dari bahan dasar tepung terigu, tapioka, air, dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, gula, garam, dan penyedap rasa. Namun, proses pengolahan yang tidak sehat, membuat lemak dan kalori kerupuk putih melambung tinggi.
Kalori kerupuk putih berada di angka 65 kkal per kepingnya. Sebanyak 30 persen dari kalori tersebut berasal dari lemak, 60 persen dari karbohidrat, dan 5 persen dari protein. Perkiraan kandungan yang ada di dalam satu keping kerupuk putih diantaranya: lemak sebanyak 2,11 gram, Karbohidrat sebanyak 10,4 gram, protein sebanyak 0,83 gram, lemak jenuh sebanyak 0,158 gram, lemak tak jenuh ganda sebanyak 0,628 gram, lemak tak jenuh tunggal 1,225 gram. Bisa dibilang, kerupuk putih minim akan kandungan gizi baik, dan didominasi dengan lemak, juga karbohidrat. Jika hanya mengonsumsi sesekali sebagai lauk pelengkap, rasanya sah-sah saja.
Namun jika terbiasa mengonsumsi dalam jumlah banyak, kerupuk bisa saja menyimpan penumpukan kalori dan lemak di dalam tubuh. Mengonsumsi 3 buah kerupuk putih saja hampir setara dengan kalori sepiring nasi putih. Jika kamu sedang dalam proses diet, sebaiknya hindari makanan yang satu ini.
Dilihat dari minimnya nilai gizi yang terkandung dalam kerupuk putih, tentu ada saja dampak yang ditimbulkan bagi tubuh jika terlalu banyak mengonsumsinya. Selain kalori kerupuk putih, makanan ini juga mengandung lemak jenuh yang didapat dari hasil penggorengan.
Lemak tersebutlah yang perlu diwaspadai. Lemak jenuh merupakan kandungan yang ditemukan dalam produk hewani, seperti telur, daging, produk susu, minyak, dan makanan olahan. Kandungan ini boleh saja dikonsumsi, tetapi dalam jumlah yang kecil, yaitu 5-6 persen dari total kalori harian.
Jika tubuh membutuhkan asupan 2.000 kalori sehari, maka asupan lemak jenuh tidak boleh melebihi 120 kalori, atau setara dengan 13 gram. Hal tersebut dikarenakan, lemak jenuh berkontribusi terhadap banyak gangguan kesehatan. Berikut ini beberapa jenis gangguan kesehatan akibat konsumsi lemak jenuh diantaranya: obesitas,sindrom metabolic,penyakit kardiovaskular, meningkatkan kolesterol dalam darah, diabetes tipe 2, penyakit perlemakan hati, meningkatkan risiko kanker, masalah perkembangan saraf, masalah neurologis pada orang dewasa dan Gangguan pencernaan.
Rasa gurih kerupuk putih membuat banyak orang ketagihan mengonsumsinya. Setelah mengetahui bahayanya bagi kesehatan, mulai sekarang sepertinya kamu perlu mengurangi jumlah konsumsi hariannya, ya. Alih-alih kerupuk, sebaiknya konsumsi buah-buahan atau kacang panggang sebagai camilan.
Jika hingga kini masih belum bisa menghindari konsumsi kerupuk, kamu bisa mengimbanginya dengan pola hidup sehat lainnya, seperti berolahraga secara teratur.
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-US;}
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....