Berapa Banyak Spesies Harimau di Indonesia?

  • 15 Sep 2024 07:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Binatang buas atau sering disebut sebagai predator besar, adalah kelompok hewan yang memiliki kemampuan berburu dan memangsa hewan lain untuk bertahan hidup. Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai pengatur populasi dan sering kali menampilkan perilaku dan karakteristik yang menarik.

Salah satu nya yaitu Harimau (Panthera tigris), harimau adalah salah satu predator terbesar dan paling ikonik di dunia. Dengan ukuran tubuh yang besar, kekuatan otot yang luar biasa, dan kemampuan berburu yang terampil, harimau memegang posisi sebagai predator puncak di habitat alaminya. Berbicara tentang harimau, namun tau kah anda ternyata Indonesia memiliki spesies harimau?

Dilansir dari laman detik.com, dahulu, Indonesia memiliki tiga subspesies harimau di dataran Bali, Jawa, dan Sumatra. Subspesies di Bali dan Jawa berjumlah ratusan hingga akhirnya punah akibat dijadikan bahan buruan oleh orang-orang. Bagaimana kisah kepunahan dua subspesies ini? Berikut informasinya.

1. Harimau Bali

Subspesies harimau yang punah terlebih dulu adalah harimau Bali (Panthera tigris Balica). Sebelum kedatangan Belanda ke Nusantara, harimau adalah satwa yang sangat ditakuti sekaligus dihormati oleh penduduk lokal. Diperkirakan, hingga akhir abad ke 17, masih ada sekitar 300an ekor harimau Bali di habitatnya. Setelah datangnya Belanda ke Indonesia, populasi harimau Bali berangsur berkurang.

Menurut jurnal Hunting in the Eighteenth Century, An Enviromental History Perspective karya Martin Knoll, masyarakat Eropa termasuk Belanda menganggap berburu binatang buah adalah sebuah prestise. Mereka terus memburu harimau Bali hingga menembak populasi terakhir di daerah Sumber Kima, Bali Barat pada tanggal 27 September 1937. Subspesies ini kemudian dinyatakan punah pada tahun 1938.

2. Harimau Jawa

Subspesies kedua yang punah adalah harimau Jawa (Panthera tigris Sondaica). Tidak berbeda jauh, harimau Jawa juga punah akibat ulah manusia. Pada abad ke 18, diperkiraan ada pembukaan lahan hutan di Jawa untuk dijadikan perkebunan. Duel maut antara manusia dan harimau pun terjadi. Manusia semakin massif melakukan perburuan pada harimau Jawa. Hingga awal tahun 1940an, populasi harimau Jawa diperkirakan tinggal 200-300 ekor dan terus menurun setelah itu.

Akhirnya pada 1976, International Union for Conservation Nature secara resmi mengumumkan bahwa harimau Jawa terakhir berada di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur. Sesudah itu, populasi harimau Jawa semakin berkurang dan akhirnya dinyatakan punah pada awal 1980an.

3. Harimau Sumatra

Harimau yang Masih Tersisa Saat ini subspesies harimau yang tersisa di Indonesia adalah harimau Sumatra (Panthera tigris Sumatrae). Diperkirakan saat ini populasinya hanya sekitar 400-500 ekor di hutan Sumatra. Pada tahun 2018, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Menlhk) mengeluarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi. Harimau Sumatra masuk ke dalam daftar tersebut. Setelah itu, harimau Sumatra dijaga dan dilestarikan di taman-taman nasional Sumatra. Meski demikian, masih banyak kasus pemburuan harimau Sumatra untuk dipelihara ataupun dijual kembali.

Itulah spesies harimau yang ada Indonesia. Jadi Untuk melindungi populasi harimau yang semakin terancam, hindari aktivitas berburu dan dukung upaya pelestarian habitat mereka. Semoga informasi ini bermanfaat.

(Sumber: Ivan Yuliyanto_Institut Prima Bangsa Cirebon, detik.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....