Bagaimana Cara Mengidentifikasi Cerita Legenda yang Benar?
- 27 Mei 2024 13:30 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Sejak kita kecil pasti tidak asing lagi dengan kegiatan mendongeng sebelum tidur yang dilakukan orang tua sebagai penghantar tidur. Biasanya, orang tua kita akan memilih cerita dongeng anak yang memiliki pesan moral supaya bisa memberikan inspirasi bagi anak. Salah satu cerita yang bisa dijadikan pilihan untuk mendongeng adalah cerita legenda. Oleh karenanya Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Gunung Tangkuban Perahu yang ada di Jawa Barat, bukan? Dimana, asal usul Gunung Tangkuban Perahu ini dikaitkan dengan legenda Sangkuriang yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi/ Rarasati. Cerita Gunung Tangkuban Perahu ini termasuk ke dalam salah satu cerita legenda terkenal di tanah pasundan.
Legenda merupakan cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah mengenai asal usul suatu tempat yang dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokohnya seperti asal mula Gunung Tangkuban Perahu, Asal Mula Danau Toba, dan sebagainya.
Menurut Jan Harold Brunvand dalam Danandjaja (2002) legenda digolongkan menjadi 4 kelompok, antara lain legenda keagamaan, legenda kegaiban, legenda perseorangan, dan legenda lokal
1. Legenda Keagamaan
Legenda keagamaan merupakan legenda orang-orang suci yang mengisahkan tentang para wali penyebar islam dan pemuka agama lainnya. Terdapat panutan atau suri tauladan yang baik dalam bidang keagamaan yang dapat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat pada zaman dahulu yang belum mengetahui nilai agama. Contohnya, Sunan Kalijaga dan Syekh Siti Jenar di Jawa serta Legenda Ratu Calon Arang di Bali.
2. Legenda Kegaiban
Legenda yang mengisahkan kepercayaan rakyat terhadap alam ghaib. Fungsi dari legenda ini adalah meneguhkan kebenaran “takhayul” atau kepercayaan rakyat. Contohnya Kerajaan Gaib Orang Bunian di rimba raya Sumatera, Kerajaan Gaib Pajajaran di Jawa Barat, Kerajaan Gaib Laut Kidul di Yogyakarta, Si Manis Jembatan Ancol dari Jakarta.
3. Legenda Perseorangan
Legenda yang mengisahkan tokoh tertentu yang dianggap pernah ada. Contohnya Sabai nan Aluih dan Si Pahit Lidah dari Sumatera, Si Pitung dan Nyai Dasima dari Jakarta, Lutung Kasarung dari Jawa Barat, Roro Mendut dan Jaka Tingkir dari Jawa Tengah, Suramenggolo dari Jawa Timur, serta Jayaprana dan Layonsari dari Bali.
4. Legenda Lokal
Legenda yang mengisahkan asal-usul tempat baik itu terjadinya gunung, bukit, danau, dan sebagainya. Contohnya, Legenda Danau Toba di Sumatera Utara, Legenda Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat, Legenda Candi Roro Jonggrang di Yogyakarta, dan Legenda Desa Trunyan di Bali.
Lalu bagaimana cara mengidentifikasi cerita legenda yang benar?. Sebenarnya ada hal yang dapat dilakukan untuk mengenal ciri-ciri yang spesifik untuk cerita legenda. Dilansir dari laman mudanesia.pikiran-rakyat.com, berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa cerita legenda adalah cerita rakyat yang menceritakan tentang tokoh, peristiwa, atau tempat tertentu yang mengandung unsur serta fakta historis dengan mitos:
1. Cerita legenda memiliki ciri yang diyakini sebagai kejadian yang ada, bahkan benar-benar terjadi. Cerita legenda dapat dilihat sebagai cerita yang diterima sebagai kejadian yang ada, bahkan benar-benar terjadi, sekitar peristiwa sejarah atau peristiwa lainnya.
2. Cerita legenda bersifat semi-historis Cerita legenda mengandung unsur fakta historis, tetapi juga mengandung mitos atau fiksi
3. Cerita legenda bersifat duniawi Cerita legenda bersifat duniawi, yang menceritakan tentang mahluk-mahluk yang tidak ada di alam semula.
4. Cerita legenda bersifat migration atau berpindah-pindah Cerita legenda menceritakan tentang perpindahan wilayah atau pembukaan tempat baru.
5. Cerita legenda juga pemerannya selalu manusia Cerita legenda menggunakan tokoh-tokoh sejarah atau mitologis, yang seringkali memiliki kemampuan yang di luar akal sehat.
6. Cerita legenda menceritakan asal-usul sebuah tempat Cerita legenda menceritakan tentang asal-usul nama sebuah tempat, mulai dari nama hingga bentuk tempatnya.
Adapun legenda ini juga memiliki beberapa ciri lainya,seperti: Tokohnya memiliki kesaktian, Terdapat unsur keajaiban dalam cerita, Sering dihubungkan dengan hal-hal gaib dan Terdapat unsur sejarah dan kerap dianggap benar ceritanya. Sementara itu untuk mengidentifikasi cerita legenda yang benar, sebenarnya Anda juga dapat menggunakan referensi seperti situs web, buku, atau sumber lainnya yang mengkaitkan cerita legenda dengan peristiwa sejarah dan budaya. Selain itu, Anda juga dapat membaca cerita legenda dari berbagai daerah di Indonesia, yang dapat menjadi sumber referensi untuk memperjelas ciri-ciri cerita legenda yang benar.
(Sumber: kelaspintar.id, mudanesia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....