Sinyal Radio dari 63 Tahun Cahaya Buka Pencarian Kehidupan
- 06 Okt 2026 15:40 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Para astronom berhasil mendeteksi sinyal radio langsung dari planet Beta Pictoris b yang berjarak 63 tahun cahaya dari Bumi.
- Beta Pictoris b adalah planet raksasa yang sangat muda dibandingkan dengan Tata Surya kita dan masih terus mengalami perkembangan.
- Penemuan sinyal radio dari planet luar Tata Surya membuka metode baru untuk mempelajari kondisi planet jauh dan memperluas pencarian dunia yang berpotensi mendukung kehidupan.
RRI.CO.ID, Cirebon - Para astronom berhasil mendeteksi sinyal radio yang berasal langsung dari sebuah planet di luar Tata Surya. Penemuan ini memberikan cara baru untuk mempelajari kondisi planet jauh dan memperluas pencarian dunia yang berpotensi mendukung kehidupan.
Planet tersebut adalah Beta Pictoris b, sebuah planet raksasa yang mengorbit bintang Beta Pictoris. Sistem keplanetan itu berada sekitar 63 tahun cahaya dari Bumi dan tergolong sangat muda dibandingkan Tata Surya kita.
Dilansir dari Sky at Night Magazine, 22 September 2026, sinyal tersebut ditangkap menggunakan teleskop radio MeerKAT di Afrika Selatan. Para peneliti menemukan emisi radio yang berubah-ubah dan berasal dari Beta Pictoris b.
Sinyal tersebut bukan tanda ditemukannya kehidupan asing. Para ilmuwan menduga emisi radio itu berkaitan dengan aktivitas aurora serta medan magnet planet yang sangat kuat.
Meski demikian, temuan tersebut memiliki arti penting bagi penelitian eksoplanet. Emisi radio dapat membantu astronom mempelajari medan magnet planet dan interaksinya dengan partikel bermuatan dari bintang induknya.
Medan magnet menjadi salah satu aspek menarik dalam pencarian lingkungan yang berpotensi mendukung kehidupan. Di Bumi, medan magnet membantu melindungi atmosfer dari sebagian pengaruh partikel bermuatan yang berasal dari Matahari.
Beta Pictoris juga semakin menarik perhatian karena para astronom baru menemukan planet ketiganya, Beta Pictoris d, pada Juli 2026. NASA menjelaskan, planet tersebut diperkirakan memiliki massa sedikitnya dua kali Jupiter dan mengorbit bintangnya pada jarak sekitar 30 kali jarak Bumi-Matahari.
Penemuan Beta Pictoris d dilakukan menggunakan James Webb Space Telescope melalui jejak kimia atmosfernya. Teknik tersebut menunjukkan bahwa pengamatan atmosfer dan karakteristik kimia dapat menjadi pendekatan penting dalam mempelajari planet di luar Tata Surya.
Walaupun Beta Pictoris b merupakan planet gas raksasa dan bukan kandidat langsung sebagai tempat tinggal manusia, pengamatan terhadapnya tetap memberikan informasi berharga. Para ilmuwan dapat mempelajari bagaimana medan magnet bekerja pada planet muda dan bagaimana fenomena tersebut berkaitan dengan lingkungan antariksa.
NASA mencatat jumlah eksoplanet yang telah dikonfirmasi telah melampaui 6.000 dunia. Setiap penemuan baru membantu astronom mempersempit pemahaman tentang bagaimana planet terbentuk dan di mana kondisi yang mendukung kehidupan mungkin ditemukan.
Temuan dari sistem Beta Pictoris akhirnya tidak sekadar menambah daftar planet jauh. Sinyal radio tersebut membuka peluang bagi astronom untuk menggunakan medan magnet dan aktivitas radio sebagai petunjuk dalam memahami dunia-dunia lain di luar Tata Surya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....