Kenali Kualitas Garam K1 dan K2 dari Warna dan Kristal

  • 25 Agt 2026 20:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kualitas garam hasil produksi petambak di Kabupaten Cirebon dapat dibedakan melalui karakteristik fisik, salah satunya dengan melihat warna, kebersihan, ukuran kristal, dan kadar air. Dalam Dialog “Cirebon Menyapa” yang disiarkan Kamis, 20 Agustus 2026, Pembina Mutu Hasil Perikanan DKPP Kabupaten Cirebon, Eka Razak Kurniawan, menjelaskan garam K1 memiliki kualitas lebih baik dibandingkan K2 dan umumnya memiliki nilai jual lebih tinggi.

Garam K1 memiliki warna lebih putih dan bersih dengan kristal yang lebih besar, sedangkan garam K2 cenderung berwarna lebih cokelat serta mengandung lebih banyak air. Perbedaan tersebut dapat dilihat secara langsung oleh petambak sehingga menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenali kualitas garam setelah proses panen.

Menurut Eka, perbedaan kualitas tersebut juga berkaitan dengan lama proses kristalisasi sebelum garam dipanen. Garam K1 idealnya dipanen setelah proses kristalisasi berlangsung sekitar tujuh hingga 14 hari, sedangkan K2 dapat dihasilkan ketika garam dipanen lebih cepat sekitar tiga hingga lima hari.

“Jadi K1 itu warnanya lebih putih, lebih bersih, lebih terang, kristalnya lebih besar, nah itu lebih bagus harganya,” ujar Eka. Sementara itu, garam K2 biasanya berwarna lebih cokelat dan ketika dikeruk masih mengandung lebih banyak air karena usia panennya lebih singkat.

Eka mengatakan petambak perlu memperhatikan waktu panen agar kualitas garam yang dihasilkan dapat lebih optimal dan memiliki nilai jual yang lebih baik. Proses produksi yang sesuai tahapan, termasuk menunggu tingkat kepekatan air mencapai sekitar 23 derajat Baumé, menjadi salah satu faktor yang mendukung terbentuknya kristal garam berkualitas K1.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....