Puluhan Jasad Terkubur dalam Guci Kematian

  • 04 Agt 2026 13:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Tim peneliti arkeologi berhasil menemukan kerangka dari sedikitnya 37 individu manusia di dalam sebuah guci (jar) batu raksasa di Dataran Xieng Khouang, Laos. Penemuan di lokasi berjarah ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya ditemukan sisa-sisa tulang tanpa bekas pembakaran.

Dilansir dari Nationalgeographic.com, Selasa 4 Agustus 2026, arkeolog Nicholas Skopal dari James Cook University menjelaskan bahwa tulang-tulang besar dan tengkorak disusun secara rapi di tepi bagian luar guci. Penemuan artefak ini memberikan bukti kuat bahwa kendi megalitikum tersebut berfungsi sebagai bagian dari prosesi pemakaman kompleks masyarakat kuno.

Meskipun demikian, arkeolog Kelly Brandão dari University of São Paulo memberikan catatan kritis mengenai kepastian fungsi utama guci batu tersebut. Ia menilai perlunya penggalian dan penelitian lebih mendalam untuk memastikan apakah wadah raksasa itu memang diproduksi khusus untuk tujuan pemakaman.

Proses ekskavasi wadah yang dinamai "Guci 1" ini membutuhkan waktu selama tiga musim lapangan sejak tahun 2022 hingga 2024. Peneliti juga menemukan pisau besi, lonceng tembaga, dan manik-manik kaca yang diduga sebagai benda persembahan untuk jenazah.

"Komposisi tulang dan bukti penanggalan karbon menunjukkan bahwa guci raksasa ini digunakan secara turun-temurun selama beberapa generasi," ungkap Nicholas Skopal.

Namun, bioarkeolog Marc Oxenham dari Australian National University memiliki sudut pandang berbeda mengenai proses peluruhan tulang di dalam guci. Sementara itu, arkeolog Marco Mitri dari North-Eastern Hill University membandingkan temuan ini dengan tradisi penampungan tulang suku Khasi-Jaintia di India.

Penelitian serupa juga dilakukan oleh Kelly Brandão terhadap penemuan belanga pemakaman kuno di kawasan Sungai Solimões dan Monte Castelo di Amazon Brasil. Berbagai penemuan di Laos maupun Brasil ini menguatkan teori bahwa ritual kematian menjadi titik balik penting dalam peradaban manusia.

Penemuan di Dataran Guci Xieng Khouang Laos ini serupa dengan penemuan mumi dan artefak di situs pemakaman kuno Lembah Para Raja di Mesir. Kedua situs arkeologi dunia tersebut sama-sama menjadi bukti sejarah mengenai bagaimana peradaban manusia masa lalu memperlakukan jasad leluhur mereka secara terhormat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....