Tinggalkan Rantai, Ini Alasan Motor Matic Gunakan V-Belt

  • 31 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon- Motor matic kini mendominasi jalanan di Indonesia karena menawarkan kemudahan berkendara tanpa operan gigi. Perbedaan utama kendaraan ini dengan motor bebek atau sport konvensional terletak pada sistem transmisinya yang tidak lagi menggunakan rantai besi terbuka.

Sebagai pengganti rantai, transmisi motor matic menggunakan sabuk karet khusus bernama V-belt pada sistem Continuously Variable Transmission (CVT). Dikutip dari laman resmi Astra Honda Motor (AHM), V-belt berfungsi persis seperti rantai untuk meneruskan putaran mesin ke roda belakang, namun dengan perpindahan tenaga yang jauh lebih halus dan minim suara.

Secara teknis, V-belt bekerja dengan menghubungkan puli primer di kruk as dan puli sekunder di as roda belakang. Saat gas ditarik, pergerakan menyempit dan melebarnya kedua puli ini akan menarik V-belt untuk menciptakan rasio gigi secara otomatis tanpa jeda.

Sistem penggerak ini menghasilkan kenyamanan berkendara yang maksimal tanpa adanya hentakan mekanis seperti saat memindahkan persneling. Material karet padat pada V-belt juga memastikan operasional motor jauh lebih senyap dibandingkan suara gemeretak pada rantai logam.

Meskipun sangat praktis, komponen penggerak ini tetap menuntut perawatan rutin karena beroperasi di ruang CVT tertutup yang panas. Pabrikan umumnya menyarankan pemeriksaan setiap 8.000 kilometer dan penggantian V-belt secara berkala setiap jarak tempuh mencapai 20.000 hingga 25.000 kilometer agar tidak putus di jalan.

Transmisi rantai mulai ditinggalkan pada skutik demi efisiensi ruang dan kepraktisan desain dek rata. V-belt yang terbungkus rapat membebaskan konsumen dari rutinitas pelumasan rantai serta menghindarkan pakaian dari risiko kotor akibat cipratan oli.

Dari sisi material, V-belt bukan sekadar karet biasa, melainkan karet sintetis yang diperkuat dengan serat kevlar atau baja agar tahan terhadap tarikan berat. Bentuk bergerigi pada bagian dalamnya juga dirancang khusus untuk kelenturan sekaligus sirkulasi udara pelepas panas.

Kesimpulannya, inovasi V-belt sukses menghadirkan kendaraan yang praktis, halus, dan ideal untuk mobilitas harian. Membuka tuas gas secara perlahan dan tidak agresif menjadi kunci utama agar usia pakai komponen penggerak matic ini bisa lebih awet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....