Krisis Chip Memburuk, Harga GPU RTX 50 Series Melonjak hingga 59 Persen
- 28 Jul 2026 11:59 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon — Pasar perangkat keras komputer kembali dihantam krisis pasokan yang memicu lonjakan harga secara drastis. Berdasarkan laporan distributor terbaru, harga sejumlah varian kartu grafis (GPU) Nvidia GeForce RTX 50 Series dari pabrikan MSI dan Colorful di Tiongkok meroket hingga 59 persen di atas Harga Eceran Resmi (MSRP) dikutip dari telset.id
Kenaikan harga yang signifikan ini utamanya didorong oleh kelangkaan dan meroketnya harga komponen memori (VRAM), khususnya modul GDDR7, dengan peningkatan biaya mencapai 20 dolar AS per modul. Permintaan masif dari sektor kecerdasan buatan (AI) dan pusat data skala besar telah menyedot pasokan memori global, sehingga menekan alokasi produksi GPU untuk segmen konsumen awam dan gaming.
Berdasarkan rincian harga baru, model Colorful RTX 5080 Vulcan W OC 16G menjadi salah satu varian dengan lonjakan tertinggi, menyentuh 59 persen lebih mahal dari harga dasar yang ditetapkan Nvidia. Kondisi lebih ekstrem bahkan terjadi pada lini produk MSI, di mana harga varian RTX 5070 Ti Gaming Trio OC tercatat menembus angka 76 persen di atas MSRP. Efek domino dari krisis memori ini tidak hanya melanda Nvidia; kartu grafis dari kompetitor seperti AMD dan Intel turut mengalami tren serupa. Lini produk AMD, misalnya RX 9060 XT, dilaporkan naik hingga 28,8 persen dibandingkan MSRP-nya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi kuat bahwa krisis komponen rantai pasok ini akan segera mereda. Tingginya biaya produksi yang kini sangat bergantung pada fluktuasi harga memori memaksa produsen membebankan selisih biaya tersebut langsung kepada konsumen. Situasi pasar yang tidak stabil ini membuat tahun 2026 menjadi periode yang berat bagi para konsumen yang berencana membangun atau melakukan peningkatan spesifikasi PC mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....