Stopkontak Bertumpuk Jadi Penyebab Umum Korsleting

  • 24 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kebiasaan menumpuk banyak steker pada satu stopkontak masih sering ditemukan di lingkungan rumah tangga. Praktik tersebut dapat menyebabkan beban listrik melebihi kapasitas sehingga memicu panas berlebih pada instalasi listrik.

Ketika arus listrik yang mengalir terlalu besar, komponen dalam stopkontak dapat mengalami kerusakan. Dalam beberapa kasus, suhu yang meningkat mampu melelehkan material isolasi dan memicu percikan api.

Petugas pemadam kebakaran di berbagai wilayah kerap menemukan indikasi penggunaan stopkontak berlebih pada lokasi kebakaran rumah. Risiko menjadi lebih besar apabila perangkat yang terhubung memiliki daya tinggi dan digunakan secara bersamaan.

Masyarakat dianjurkan menggunakan stopkontak sesuai kapasitasnya dan menghindari pemasangan steker bertingkat. Pemeriksaan berkala terhadap kondisi kabel juga penting untuk mencegah kerusakan yang tidak terlihat dari luar.

Dilansir dari Electrical Safety Foundation International (ESFI) pada 18 September 2024, penggunaan stopkontak yang kelebihan beban merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran akibat listrik di rumah.

Selain bahaya beban berlebih, penggunaan terminal listrik (colokan cabang) berkualitas rendah yang tidak berstandar resmi juga memperbesar risiko ini. Komponen internal yang longgar pada perangkat murah sering kali memicu lompatan arus listrik (arching) yang sangat panas.

Oleh karena itu, kesadaran dalam membagi beban perangkat elektronik di rumah menjadi kunci utama keselamatan. Melalui langkah sederhana seperti mencabut perangkat yang tidak digunakan, kita dapat melindungi hunian dan keluarga dari ancaman kebakaran akibat kelalaian listrik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....