Bahaya Charger HP yang Rusak, bisa Timbulkan Kebakaran

  • 24 Jun 2026 11:31 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Charger ponsel menjadi salah satu perangkat listrik yang kerap dianggap aman digunakan dalam jangka waktu lama. Namun, penggunaan charger yang sudah rusak, tidak memiliki standar keamanan, atau dibiarkan bekerja terus-menerus dapat meningkatkan risiko panas berlebih hingga memicu kebakaran.

Para ahli keselamatan listrik mengingatkan bahwa kabel yang terkelupas maupun adaptor yang mengalami kerusakan internal dapat menyebabkan hubungan arus pendek. Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan percikan api yang kemudian menyulut benda-benda mudah terbakar di sekitarnya.

Kasus kebakaran yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengisian daya ponsel beberapa kali terjadi di berbagai daerah. Risiko semakin tinggi apabila ponsel diisi daya di atas kasur, sofa, atau permukaan yang mudah menyimpan panas.

Masyarakat disarankan menggunakan charger asli atau yang telah bersertifikat serta mencabut perangkat setelah selesai digunakan. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi potensi terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.

Dilansir dari National Fire Protection Association (NFPA) pada 12 Februari 2024, pengisian daya perangkat elektronik dengan perlengkapan yang rusak atau tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kebakaran dan sengatan listrik. Selain charger hp yang rusak, tidak mencabut charger hp juga bisa menimbulkan kebakaran.

Kebiasaan membiarkan adaptor tetap menancap di stopkontak membuat arus listrik terus mengalir (arus siaga), yang lambat laun dapat menyebabkan komponen di dalamnya mengalami degradasi akibat panas laten. Oleh karena itu, menumbuhkan kesadaran akan keselamatan kelistrikan di lingkungan rumah sangatlah penting.

Langkah preventif seperti rutin memeriksa kondisi fisik kabel dan memastikan area pengisian daya bebas dari material yang mudah terbakar dapat menjadi pelindung utama bagi keluarga dan tempat tinggal Anda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....