Drone Militer Perkuat Strategi Pertahanan Negara Maju
- 28 Mar 2026 08:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kemajuan teknologi drone militer dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan lonjakan yang signifikan. Perangkat tanpa awak ini kini menjadi elemen penting dalam sistem pertahanan berbagai negara, terutama dalam menghadapi pola konflik yang semakin dinamis.
Fungsi drone militer pun mengalami transformasi besar. Jika sebelumnya hanya dimanfaatkan untuk pengintaian, kini drone telah dilengkapi kemampuan serangan presisi tinggi dengan dukungan sistem kendali jarak jauh dan sensor modern.
Seiring perkembangan tersebut, negara-negara dengan kekuatan militer besar terus mempercepat inovasi teknologi drone. Menghubungkan dengan laporan terbaru, dilansir dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), tren penggunaan drone dalam operasi militer global mengalami peningkatan signifikan dalam sepuluh tahun terakhir.
Dalam praktiknya, drone telah memainkan peran penting di berbagai konflik bersenjata. Dikutip dari Center for the Study of the Drone di Bard College, perangkat ini mampu menjalankan fungsi pengawasan, pengumpulan data intelijen, hingga eksekusi serangan dengan tingkat ketepatan yang tinggi.
Meski demikian, pemanfaatan drone militer tidak lepas dari sorotan kritik. Sejumlah pihak menilai penggunaannya berpotensi menimbulkan dampak terhadap warga sipil, terutama dalam operasi yang kurang terbuka. Hal ini sejalan dengan laporan dari Amnesty International yang menyoroti aspek kemanusiaan dalam penggunaan teknologi tersebut.
Di sisi lain, kekhawatiran juga muncul terkait potensi penyalahgunaan drone oleh aktor non-negara. Menguatkan hal tersebut, United Nations (PBB) telah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi ini bisa menjadi ancaman baru bagi keamanan global jika tidak diatur dengan baik.
Melihat perkembangan yang ada, kebutuhan akan regulasi internasional menjadi semakin mendesak. Sejumlah kalangan mendorong adanya aturan global yang jelas agar penggunaan drone militer tetap berada dalam koridor hukum serta tidak memicu konflik yang lebih luas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....