WhatsApp Hadirkan Akun Anak dengan Kontrol Orang Tua
- 14 Mar 2026 15:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - WhatsApp kini memperkenalkan akun khusus anak yang memungkinkan komunikasi digital tetap berjalan di bawah pengawasan ketat dari orang tua. Fitur bernama (Parent-managed Accounts) ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra bagi anak-anak usia 10-12 tahun saat mereka mulai belajar menggunakan teknologi komunikasi modern.
Peluncuran fitur ini merupakan respon WhatsApp terhadap kekhawatiran global mengenai keamanan anak saat mereka berselancar di platform media sosial. Setiap akun anak wajib ditautkan dengan akun utama orang tua agar seluruh aktivitas dapat dipantau secara langsung dan transparan.
"Akun-akun ini dilengkapi dengan pengaturan default yang ketat, kontrol orang tua, dan opsi bagi orang tua untuk membimbing pengalaman pesan pertama anak-anak praremaja (anak di bawah 13 tahun)," kata WhatsApp, dikutip Reuters, Rabu, 11 Maret 2026.
Untuk mulai mengaktifkan fitur ini orang tua cukup menghubungkan ponsel anak dengan ponsel pribadinya. Setelah kedua perangkat saling tertaut, orang tua bisa langsung mengelola dan memantau akun anak secara jarak jauh dari perangkat sendiri.
Setelah diaktifkan fitur ini akan sepenuhnya dibawah pengawasan orangtua. Orangtua dan wali dapat memantau keberadaan anak serta dapat memutuskan siapa saja yang dapat menghubungi akun tersebut, dan grup mana yang dapat mereka ikuti.
"Selain itu, orang tua dapat meninjau permintaan pesan dari kontak yang tidak dikenal dan mengelola pengaturan privasi akun," demikian pernyataan mereka.
Pengawasan orang tua ini juga disertai dengan sistem PIN sehingga hanya orang tua atau wali yang dapat mengakses dan mengubah pengaturan privasi akun anak. Namun whatsapp tetap memberikan keamanan privasi pengguna meskipun dalam pengawasan orang tua dengan sistem enkripsi end-to-end dan memastikan bahwa hanya pihak-pihak dalam percakapan yang memiliki akses terhadap konten tersebut.
Banyak pihak menyambut positif langkah proaktif tersebut karena dianggap mampu meminimalisir risiko perundungan siber yang marak terjadi saat ini. Fitur ini diharapkan dapat menjadi alat komunikasi yang aman bagi anak-anak yang baru menggunakan aplikasi pesan instan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....