Komunitas C3 Manfaatkan Sampah Jadi Media Tanam Bernilai Ekonomi

  • 22 Feb 2026 15:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pengelolaan sampah berbasis komunitas di Cirebon menunjukkan hasil positif melalui pemanfaatan sampah sebagai media tanam. Konsep ini dinilai mampu menggabungkan solusi lingkungan dan peningkatan ekonomi warga.

Anggota Kehormatan Clean Culture Community (C3) Indonesia, Prof. DR. Deden Lesmana, menyebut pendekatan ekonomi menjadi kunci perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Ia menilai selama ini kampanye kebersihan belum cukup efektif tanpa manfaat finansial yang nyata.

“Selama ini pendekatan kampanye saja tidak cukup. Selama puluhan tahun, sampah bukan berkurang malah bertambah,” ujar Prof. DR. Deden Lesmana pada RRI Sabtu, 21 Februari 2026.

Melalui metode pertanian tanpa pupuk kimia, sampah organik diolah menjadi media tanam produktif. Dalam waktu 30 hari, satu karung media tanam mampu menghasilkan sekitar satu kilogram sayuran seperti pakcoy.

Jika dikelola dalam skala seribu karung, produksi dapat mencapai satu ton sayuran per bulan. Dengan harga jual rata-rata Rp20 ribu per kilogram, potensi omzet bisa menyentuh Rp20 juta sebelum dikurangi biaya operasional.

Biaya operasional yang berkisar Rp3 hingga Rp4 juta per bulan dinilai masih menyisakan keuntungan bersih yang menjanjikan. Skema ini membuka peluang usaha baru berbasis pengelolaan sampah.

Sejumlah pelaku usaha kuliner di Cirebon mulai melirik hasil panen organik tersebut. Kerja sama ini memperkuat ekosistem ekonomi hijau berbasis komunitas.

“Kami di Cirebon membentuk Komunitas C3 untuk mengolah sampah menjadi bahan pertanian. Jika sampah disentuh dengan nilai ekonomi, dalam 30 hari sudah menghasilkan uang,” kata Prof. DR. Deden Lesmana.

Ia menambahkan, edukasi sejak dini tetap penting namun harus disertai contoh nyata di lapangan. Dengan menghadirkan manfaat finansial, pengelolaan sampah diyakini dapat menjadi solusi berkelanjutan di Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....