Mahasiswa Ilmu Komunikasi UGJ Kaji Etika Komunikasi Organisasi
- 09 Feb 2026 09:37 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Cirebon Pride Official merupakan media kolaboratif dan agensi kreatif yang berdiri sejak tahun 2023 dengan tujuan sebagai wadah berkembangnya individu-individu kreatif di Cirebon. Dalam menjalankan kegiatannya, Cirebon Pride Official memiliki tiga lini utama, yakni media, event organizer, dan KOL specialist.
Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Prodi Ilmu Komunikasi melakukan kajian mengenai etika komunikasi organisasi Cirebon Pride Official pada Sabtu, 27 Desember 2025 lalu. Kegiatan observasi tersebut dilakukan oleh Zaenab Nurhabibah, Kirei Shakira Lanora Tinanie, Meisy Septia Muzdalifah, Nurhasanah, Vivi Fadhilah Safitri, Desti Viandari Rossa, Maha Anasya, Hanifa Nabila, Mutiara Fajrin, dan Zita Mayna Putri Muzito dengan dosen pembimbing Dedet Erawati, S.I.Kom., M.I.Kom.
Adalah Sherly yang merupakan Putra Putri Bahan Anom yang juga berada dalam holding Cirebon Pride, mengatakan bahwa pola komunikasi yang ada dalam organisasi diterapkan secara terbuka, dua arah, dan kolaboratif.
“Koordinasi dilakukan melalui rapat rutin, grup komunikasi digital, serta komunikasi langsung di lapangan, dengan memberikan ruang bagi setiap anggota untuk menyampaikan ide dan masukan secara profesional. Sedangkan Cirebon Pride Official menjadikan etika komunikasi sebagai budaya kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut Sherly menambahkan bahwa prinsip dalam penggunaan bahasa juga perlu diterapkan. "Prinsip-prinsip yang diterapkan antara lain penggunaan bahasa yang sopan, saling menghargai, menghindari konflik terbuka di ruang publik, serta menjunjung tinggi nilai profesionalitas, tanggung jawab, dan kejujuran dalam setiap bentuk komunikasi,” katanya.
Sherly menambahkan, dalam penggunaan media komunikasi digital, seperti WhatsApp Group, email, dan platform digital lainnya. Anggota organisasi tidak menggunakan kata-kata kasar, tidak menyebarkan informasi palsu, serta menghargai waktu komunikasi dengan tidak mengganggu di luar jam penting kecuali dalam kondisi mendesak.
Pada penelitian, etika komunikasi juga diterapkan dalam hubungan dengan pihak eksternal, seperti mitra, klien, media, dan masyarakat. Menunjukkan bahwa intervensi yang menekankan refleksi dan dialog etis, seperti praktik komunikasi etis dalam kelompok, mampu memperkuat persepsi terhadap iklim etis, meskipun pengaruhnya terhadap tingkat tekanan moral masih relatif terbatas.
Kegiatan observasi yang dilakukan Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Prodi Ilmu Komunikasi ini, menyimpulkan bahwa Cirebon Pride Official menjaga komunikasi secara profesional, ramah, dan transparan, termasuk dalam penggunaan media komunikasi digital. Dan apabila terjadi kesalahpahaman atau pelanggaran etika komunikasi, penyelesaiannya dilakukan melalui klarifikasi secara langsung dan terbuka, serta musyawarah untuk menemukan solusi terbaik.
Selain itu teguran diberikan secara persuasif dengan tujuan memperbaiki hubungan kerja, bukan untuk menjatuhkan atau menyalahkan pihak tertentu. Pendekatan tersebut tentu mencerminkan komitmen organisasi dalam menjaga keharmonisan dan etika komunikasi yang sehat.
Secara keseluruhan, etika komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kinerja dan citra Cirebon Pride Official. Penerapan etika komunikasi yang baik mampu meningkatkan efektivitas kerja tim, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, menjaga kepercayaan mitra dan publik, serta membangun citra positif Cirebon Pride Official sebagai organisasi yang profesional dan terpercaya. (Sumber: Vivi Fadhilah Safitri_UGJCirebon/Dewi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....