Ribuan Jejak Dinosaurus Purba Ditemukan di Italia

  • 19 Des 2025 09:52 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Ribuan jejak kaki dinosaurus berusia sekitar 210 juta tahun ditemukan di kawasan terpencil Taman Nasional Stelvio, Italia utara. Temuan ini terungkap saat penelitian awal dilakukan sebelum kawasan tersebut tertutup salju.

Jejak-jejak tersebut membentang ratusan meter di permukaan batuan dan tersusun dalam pola sejajar. Beberapa jejak berdiameter hingga 40 sentimeter dengan detail jari dan cakar yang masih terlihat jelas, menunjukkan kondisi pelestarian yang sangat baik.

Dilansir dari laman lensantb.com, berdasarkan analisis awal, jejak kaki tersebut diyakini berasal dari dinosaurus jenis prosauropoda, kelompok herbivora purba berleher panjang yang hidup pada periode Trias. Spesies ini dikenal berjalan dengan dua kaki, meski pada beberapa bagian ditemukan jejak kaki depan yang mengindikasikan perubahan posisi tubuh saat bergerak.

Ahli paleontologi dari Milan, Cristiano Dal Sasso, menyebut dalam konferensi pers pada Selasa (16/12/2025) di kantor pusat Pemerintah Daerah Lombardy, bahwa kawasan tersebut sebagai salah satu situs paleontologi paling penting yang pernah ditemukan di wilayah Alpen. Menurutnya, susunan jejak kaki menunjukkan pergerakan kawanan secara terkoordinasi, termasuk keberadaan individu muda di antara dinosaurus dewasa.

Selain pola perjalanan sejajar, para peneliti juga menemukan formasi jejak berbentuk melingkar yang diduga mencerminkan perilaku sosial kompleks, seperti berkumpul untuk perlindungan. Situs ini pertama kali diketahui pada September lalu setelah seorang fotografer, Elio Della Ferrera, mendokumentasikan jejak-jejak mencolok di dinding batu vertikal pegunungan.

Pada masa Trias, area tersebut merupakan dataran pasang surut yang kemudian terangkat akibat proses geologi dan membentuk bagian dari Pegunungan Alpen. Kementerian Kebudayaan Italia menyatakan bahwa lokasi penemuan sulit dijangkau sehingga pengamatan lanjutan akan dilakukan menggunakan drone dan teknologi pemetaan jarak jauh.

Metode ini dinilai efektif untuk menjaga kelestarian situs sekaligus memperluas dokumentasi ilmiah. Taman Nasional Stelvio berada di dekat perbatasan Italia-Swiss dan berdekatan dengan wilayah yang akan menjadi lokasi Olimpiade Musim Dingin 2026 mendatang.

Pemerintah Italia menilai penemuan ini sebagai simbol pertemuan antara warisan alam purba dan aktivitas manusia modern. Penemuan tersebut diharapkan dapat memperkaya pemahaman ilmiah tentang kehidupan dinosaurus di Eropa serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian warisan geologi dan paleontologi. (Sumber: lensantb.com/Evania Sema/IPB Cirebon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....