Benarkah Hiu Megalodon Masih Hidup Hingga Kini?
- 17 Des 2025 10:32 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Palung Mariana dikenal sebagai wilayah terdalam di Bumi yang masih menyimpan banyak teka-teki bagi ilmu pengetahuan. Kedalaman ekstrem dan keterbatasan eksplorasi membuat kawasan ini kerap dikaitkan dengan berbagai spekulasi tentang makhluk laut raksasa, termasuk klaim bahwa hiu purba Megalodon masih hidup dan bersembunyi di sana.
Dilansir dari laman nationalgeographic.grid.id, Megalodon atau Otodus megalodon, merupakan predator laut raksasa yang hidup jutaan tahun lalu. Hiu ini diperkirakan memiliki panjang hingga 18 meter dengan gigi berukuran sangat besar, menjadikannya salah satu pemangsa paling dominan sepanjang sejarah lautan.
Namun, catatan fosil menunjukkan Megalodon punah sekitar 2,6 juta tahun lalu. Sejumlah ahli paleontologi menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan Megalodon masih bertahan hingga saat ini.
Jack Cooper, peneliti yang tergabung dalam Pimiento Research Group di Swansea University, menyatakan bahwa keberadaan Megalodon di lautan modern hampir mustahil. Menurut Cooper, jika Megalodon masih hidup, dampaknya terhadap ekosistem laut akan sangat jelas terlihat.
Sebagai predator puncak, Megalodon akan memengaruhi populasi mangsanya, terutama mamalia laut besar. Faktanya, paus justru berkembang menjadi lebih besar setelah Megalodon punah, yang menunjukkan perubahan rantai makanan akibat hilangnya predator tersebut.
Selain itu, kondisi Palung Mariana dinilai tidak mendukung kehidupan predator raksasa. Lingkungan laut dalam memiliki tekanan ekstrem, suhu rendah, serta ketersediaan makanan yang sangat terbatas.
Organisme yang hidup di sana umumnya berukuran kecil dan tidak mampu memenuhi kebutuhan energi Megalodon yang sangat besar. Pendapat serupa disampaikan ahli paleobiologi dari DePaul University, Kenshu Shimada.
Ia menyebutkan bahwa kepunahan Megalodon kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi perubahan iklim dan persaingan dengan hiu putih besar yang muncul pada periode yang sama. Penurunan permukaan laut pada akhir zaman Pliosen juga mempersempit habitat pantai yang menjadi wilayah utama Megalodon berburu.
Meski demikian hingga kini, seluruh bukti ilmiah yang tersedia menunjukkan bahwa Megalodon telah lama punah dan tidak mungkin bertahan di lingkungan ekstrem seperti Palung Mariana. Meski lautan masih menyimpan banyak misteri, para ilmuwan menilai klaim tentang Megalodon yang masih hidup tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. (Sumber: nationalgeographic.grid.id/Evania Sema/IPB Cirebon)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....