Benarkah Banteng Marah Karena Warna Merah? Ini Penjelasannya
- 24 Nov 2025 14:30 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Anggapan bahwa Banteng mudah marah ketika melihat kain berwarna merah masih banyak dipercaya. Dalam pertunjukkan adu banteng, hewan ini kerap terlihat mengejar kain merah yang dikibaskan matador, sehingga muncul asumsi bahwa warna merah memicu agresivitas.
Namun, hasil penelitian menunjukkan hal berbeda. Dilansir dari laman kids.grid.id, secara ilmiah, banteng, sapi jantan, dan jenis sapi lainnya tidak dapat membedakan warna merah.
Hewan ini mengalami buta warna parsial yang membuat mereka tidak mampu mengenali beberapa warna, termasuk merah dan hijau. Warna-warna tersebut tampak buram dan tidak memiliki perbedaan berarti dalam penglihatan banteng.
Pada 2007, tim MythBusters dari Discovery Channel melakukan tiga percobaan untuk menguji pengaruh warna terhadap perilaku banteng. Dalam percobaan pertama, banteng diberikan tiga bendera berwarna merah, biru, dan putih.
Hewan tersebut memberikan respon yang sama pada ketiga warna tersebut. Percobaan kedua menggunakan boneka dengan tiga warna berbeda, dan banteng tetap menyerang semuanya tanpa membedakan warna.
Percobaan ketiga, menempatkan seorang koboi berpakaian merah untuk berdiri diam, sementara dua koboi lain yang tidak memakai pakaian merah bergerak. Banteng justru mengejar individu yang bergerak dan mengabaikan koboi yang diam.
Hasil ini menunjukkan bahwa gerakan lebih memengaruhi respon banteng dibanding warna. Penggunaan muleta atau kain merah dalam tradisi adu banteng sudah berlangsung sejak abad ke-18.
Warna merah dipilih sebagai bagian dari estetika pertunjukkan dan untuk menyamarkan tampilan darah. Kebiasaan itu kemudian menimbulkan asumsi bahwa warna merah memicu kemarahan banteng.
Para ahli menjelaskan bahwa banteng lebih sensitif terhadap gerakan cepat objek di sekitarnya. Oleh karena itu, reaksi agresif banteng dalam arena dipicu oleh gerakan kain yang dikibaskan matador, bukan karena warnanya.
Dengan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa banteng tidak memiliki kemampuan melihat warna merah dan tidak menunjukkan respon khusus terhadap warna tersebut. Gerakan menjadi faktor utama yang memicu perilaku banteng dalam pertunjukkan adu banteng. (Sumber: kids.grid.id/Evania Sema/IPB Cirebon)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....