Mahasiswa UNTAG Cirebon Dorong Pengolahan Limbah Rajungan

  • 19 Nov 2025 15:26 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Cirebon bersama tim dosen melaksanakan program pemberdayaan berbasis teknologi untuk membantu masyarakat pesisir Desa Gebang Mekar mengelola limbah cangkang rajungan. Limbah yang dihasilkan mencapai 400-1.000 kilogram per hari dan selama ini sebagian besar dibuang ke sungai.

Berdasarkan laporan kemajuan, hanya 15-20 persen limbah yang sebelumnya terkelola. Sisanya berpotensi mencemari lingkungan dan memperparah sedimentasi sungai di wilayah pesisir tersebut.

Melihat kondisi itu, tim dosen yang diketuai Dr. Erna bersama dua anggota, Dr. Agus Siswanto dan Dr. Zuki Kurniawan, menggandeng 40 mahasiswa dari tujuh program studi untuk meningkatkan kualitas pengolahan limbah. Upaya tersebut diharapkan mampu memberi nilai tambah dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Salah satu inovasi yang dikenalkan adalah pembuatan Mesin Pengering Cabinet dan Mesin Penggiling. Kedua mesin tersebut ditargetkan menghasilkan cangkang kering lebih stabil sehingga dapat diolah menjadi tepung cangkang yang memiliki potensi pasar lebih luas.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan pendampingan pada dua kelompok mitra, yakni Kelompok Usaha Bersama Nelayan dan Pokja Posyandu PKK Pengupas Rajungan. Pendampingan mencakup pelatihan pencatatan usaha, manajemen sederhana, pengelolaan limbah, hingga pengembangan identitas produk serta pemasaran digital.

Pelatihan yang berlangsung beberapa sesi itu menghadirkan tingkat partisipasi sekitar 75 persen dari masing-masing kelompok. Materi yang diberikan meliputi manajemen usaha, analisis sederhana, dan pengenalan pemasaran melalui WhatsApp Business dan Facebook.

Tim juga menyusun buku pencatatan harian dan mingguan untuk membantu mitra mendokumentasikan volume limbah, biaya operasional, dan rencana kerja. Seluruh kegiatan dilakukan melalui pendekatan challenge-based community engagement yang menekankan pelibatan aktif masyarakat pada setiap tahap kegiatan.

Tahap berikutnya akan memasuki proses instalasi dan uji coba mesin, pelatihan operasional, serta pendampingan produksi setelah mesin berfungsi penuh. Tim UNTAG juga akan membantu memperkuat jaringan pemasaran sesuai kapasitas produksi mitra.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan limbah cangkang, membuka peluang usaha rumah tangga, dan mengurangi pencemaran lingkungan pesisir yang selama ini menjadi kekhawatiran warga. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....