Mahasiswa ITB Sabet Tiga Penghargaan NASA

  • 18 Nov 2025 12:24 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Lagi-lagi beberapa mahasiswa membawakan kabar gembira dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kabar ini datang dari Institut Teknologi Bandung.

Dilansir dari laman id.mashable.com, empat orang mahasiswa berhasil meraih tiga kategori penghargaan dari ajang yang bergengsi, yaitu NASA International Space Apps Challenge 2025. Tim ini beranggotakan:

1. Thalita Zahra Sutejo jurusan Sistem dan Teknologi Informasi 2022

2. Attara Majesta Ayub jurusan Teknik Informatika 2022

3. Jason Fernando jurusan Teknik Informatika 2022

4. Daryl John Sayangbati jurusan Teknik Mesin 2022

Adapun sebuah kompetisi hackathon global, dimana kompetisi ini menantang peserta untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis data dan teknologi terhadap berbagai persoalan bumi dan eksplorasi luar angkasa. Prestasi ini meliputi:

1. Best Pitch Nasa International Space Apps Challenge 2025, Jakarta.

2. Global Nominee and Local Winner.

3. Best Use of Data Nominee.

Prestasi-prestasi ini menempatkan mereka berada di jajaran tim terbaik dari ribuan peserta dari berbagai negara. Keempat mahasiswa ini mengembangkan sebuah proyek inovatif bernama AIM-X (Asteroid Impact Simulation and Mitigation eXperience).

Proyek ini merupakan simulasi interaktif yang dapat membantu untuk memahami skenario tumbukan asteroid dengan bumi. Talitha menjelaskan, melalui AIM-X pengguna dapat menstimulasikan berbagai skenario tumbukan berdasarkan parameter fisika asteroid, seperti kecepatan, sudut tumbukan, dan jarak orbit minimum.

Ia juga menjelaskan bahwa sistem ini menghitung efek lanjutan seperti kawah, gelombang kejut, sunami, hingga aktivitas seismik. Tim ini juga membagi perannya secara terstruktur, mulai dari analisis data dan perhitungan fisika, perancangan antarmuka pengguna dan visualisasi 3D, hingga integrasi data Nasa ke dalam sistem berbasis web.

Tantangan yang mereka alami adalah menggabungkan data ilmiah dengan model fisika yang realistis dalam waktu yang singkat, dan juga memastikan hasil simulasinya tetap akurat serta mudah dipahami oleh pengguna. Hal ini karena NASA Space Apps Challenge merupakan kompetisi hackathon dengan waktu pengerjaan yang terbatas, sehingga seluruh kontribusi harus dilakukan dengan cepat, efisien, dan tetap mempertahankan standar ilmiah.

Keberhasilan tim mahasiswa STEI ITB dalam ajang NASA International Space Apps Challenge 2025 menjadi bukti bahwa potensi besar generasi muda Indonesia layak mendapat ruang lebih luas. Inovasi AIM-X yang mereka kembangkan menunjukkan kombinasi kemampuan analitis, kolaborasi tim, serta pemanfaatan teknologi yang tepat untuk menjawab tantangan ilmiah.

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk terus berani berkarya dan berkompetisi di ranah global. (Sumber: id.mashable.com/Sarah Nur Fitriyah/IPB Cirebon)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....