Pengguna Tiktok di Asia Tenggara Capai 460 Juta
- 07 Nov 2025 10:20 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: TikTok kembali menegaskan dominasinya di dunia media sosial. Platform berbagi video pendek ini kini telah memiliki lebih dari 460 juta pengguna aktif di kawasan Asia Tenggara, menjadikannya salah satu aplikasi paling digemari di wilayah ini.
Melansir dari volix.media, fenomena ini tak lepas dari gaya hidup digital masyarakat Asia Tenggara yang semakin terhubung dan ekspresif. Data ini disampaikan dalam acara perdana TikTok SEA Apps Summit 2025 di Hanoi, Vietnam, yang dihadiri lebih dari 300 pemimpin industri.
Indonesia menjadi pasar terbesar dengan 160 juta pengguna, disusul Vietnam 70 juta dan Thailand 50 juta. Dalam acara tersebut, TikTok juga meneken kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Vietnam untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital di kawasan.
Dari Jakarta hingga Bangkok, dari Hanoi hingga Manila, pengguna TikTok menggunakan platform ini bukan hanya untuk hiburan, tapi juga untuk berbagi ide, mengekspresikan diri, dan bahkan berbisnis.
Menurut sejumlah pengamat media digital, daya tarik utama TikTok terletak pada algoritmanya yang mampu menyesuaikan konten sesuai minat pengguna. Hal ini membuat setiap pengguna merasa “dikenal” dan terus kembali membuka aplikasi.
Di sisi lain, peluang ekonomi kreatif juga ikut tumbuh. Banyak kreator lokal yang kini menjadikan TikTok sebagai sumber penghasilan, baik melalui kerja sama dengan brand, promosi produk, maupun live streaming.
Pemerintah di beberapa negara pun mulai melirik potensi platform ini untuk mendorong sektor UMKM dan promosi pariwisata. Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, TikTok bukan lagi sekadar aplikasi hiburan.
Melainkan telah menjadi ruang baru bagi generasi muda Asia Tenggara untuk berkarya, berinteraksi, dan membangun identitas digitalnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....