Cara Mengurangi Kebisingan saat Rekaman Audio
- 23 Jun 2025 09:21 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Kebisingan latar seperti dengung kipas, suara kendaraan, dan gema ruangan kerap merusak kualitas rekaman audio, baik untuk podcast, wawancara, maupun video. Dilansir dari descript.com yang membahas teknik utama pengurangan noise, ada beberapa cara efektif yang bisa langsung diterapkan.
Langkah pertama adalah merekam di tempat sepi dan menggunakan mikrofon arah (cardioid atau dynamic) yang hanya fokus menangkap suara di depannya. Menempatkan mikrofon sedekat mungkin dengan mulut pembicara juga meningkatkan rasio sinyal terhadap noise, sehingga suara utama lebih jelas.
Selain itu, penggunaan alat seperti pop filter, mic stand yang kokoh, dan shock mount membantu mengurangi gangguan suara seperti hembusan napas dan getaran permukaan. Sedangkan untuk handling noise dari kabel atau listrik, disarankan menggunakan sumber listrik yang bersih dan power conditioner agar tidak memunculkan dengungan.
Pada tahap pascaproduksi, banyak editor memakai fitur noise reduction di perangkat lunak seperti Audacity atau Adobe Audition. Teknik umum mencakup memilih noise profile dari bagian tenang, kemudian mengurangi frekuensi tersebut hingga 70–90%, sambil mempertahankan kualitas suara utama. Filter seperti high-pass (200 Hz) dan low-pass (3.000 Hz) juga membantu membatasi frekuensi suara manusia, sekaligus memotong rentang frekuensi noise.
Untuk hasil profesional, perangkat lunak berbasis AI seperti Descript atau plugin real-time seperti Krisp mampu menghilangkan noise secara otomatis tanpa mengorbankan suara pembicara.
Dengan kombinasi tempat rekaman yang tenang, penggunaan mikrofon dan peralatan yang tepat, serta teknik penyuntingan yang bijak, kebisingan latar dapat dikurangi secara signifikan. Hasil rekaman pun terdengar jernih dan nyaman didengar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....