Darimana Nama-Nama Bulan Itu Berasal?
- 06 Des 2024 13:00 WIB
- Cirebon
KBRN: Cirebon: Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa bulan-bulan dalam kalender memiliki nama seperti Januari, Februari, hingga Desember?.Tentunya setiap bulan menyimpan kisah unik yang berakar pada sejarah, mitologi, dan tradisi kuno. Nama-nama ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil perjalanan panjang peradaban manusia dalam menciptakan sistem waktu.
DIlansir dari laman theconversation.com, nama-nama bulan itu sudah sangat tua dan berasal dari Roma kuno. Roma adalah ibu kota Italia dan beberapa ribu tahun yang lalu merupakan pusat kekaisaran yang sangat kuat. Pada awal kalender Romawi (lebih dari 2000 tahun yang lalu), hanya ada 10 bulan dalam satu tahun. Bangsa Romawi mendasarkan versi ini pada kalender Yunani kuno. Namun, kemudian, orang Romawi menambahkan dua bulan lagi. Nama-nama beberapa bulan juga berubah beberapa kali.
Pada masa-masa awal:
1. MARET: Selamat Tahun Baru! Maret adalah awal tahun bagi orang Romawi. Awal musim semi adalah waktu di mana semua orang bisa keluar dan mulai berperang satu sama lain, sehingga bulan ini dinamai sesuai dengan nama Mars - dewa perang Romawi.
2. APRIL: Nama untuk bulan ini berasal dari kata Romawi untuk "aprilis" yang berarti kedua karena ini adalah bulan kedua dalam tahun Romawi.
3. MEI: Musim semi mekar penuh bagi bangsa Romawi di bulan Mei, dan bulan ini dinamai Maia - dewi yang menumbuhkan tanaman.
4. JUNI: Bulan ini dinamai Juno, ratu para dewa Romawi.
5. JULI: Bulan ini dulunya disebut Quintilis - kata dalam bahasa Romawi yang berarti “kelima” karena ini adalah bulan kelima dalam tahun Romawi. Kemudian diubah menjadi Juli oleh penguasa Romawi, Julius Caesar, sesuai dengan nama keluarganya (Julius).
6. AGUSTUS: Bulan ini pertama kali disebut Sextillia kata dalam bahasa Romawi yang berarti “keenam”, karena ini adalah bulan keenam dalam tahun Romawi. Kemudian diubah menjadi Agustus oleh Kaisar Augustus, dan dia menamainya sesuai namanya sendiri.
7. SEPTEMBER: Nama untuk bulan ini berasal dari bahasa Romawi yang berarti “ketujuh” yaitu "septimus" karena ini adalah bulan ketujuh dalam tahun Romawi.
8. OKTOBER: Nama untuk bulan ini berasal dari kata Romawi untuk “kedelapan” yaitu octavus karena ini adalah bulan kedelapan dalam tahun Romawi.
9. NOVEMBER: Nama untuk bulan ini berasal dari kata Romawi untuk “kesembilan” yaitu nonus karena ini adalah bulan kesembilan dalam tahun Romawi.
10. DESEMBER: Nama untuk bulan ini berasal dari kata Romawi untuk “kesepuluh” - decimus - karena ini adalah bulan kesepuluh dalam tahun Romawi.
Kemudian ditambahkan beberapa bulan tambahan yaitu Januari dan Februari.
1. JANUARI: Ini adalah salah satu bulan tambahan yang ditambahkan oleh orang Romawi ke dalam tahun. Bulan ini dinamai Janus yaitu dewa permulaan dan akhir. Dia sering digambarkan memiliki dua wajah.
2. FEBRUARI: Ini adalah bulan tambahan yang ditambahkan oleh orang Romawi ke dalam kalender. Mereka meletakkannya tepat setelah Januari. Namanya berasal dari sebuah festival yang diadakan pada waktu ini yang disebut Februa. Festival ini bertujuan untuk membersihkan kota dari roh-roh jahat dan menyambut kesehatan dan kesuburan.
Karena orang Romawi memasukkan dua bulan baru ke dalam tahun, nama-nama bulan tidak masuk akal lagi. Jika tahun kita dimulai pada bulan Maret seperti yang dilakukan oleh orang Romawi, maka Desember akan menjadi bulan kesepuluh. Namun 450 tahun yang lalu, orang-orang yang menggunakan kalender ini mulai berpikir bahwa Januari adalah bulan pertama dalam setahun. Jadi sekarang Desember adalah bulan kedua belas untuk kalender Masehi.
(Sumber: Fitriyah Andini_Universitas Diponegoro, theconversation.com)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....