Justin Trudeau Mundur sebagai Perdana Menteri Kanada

  • 07 Jan 2025 09:19 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Di tengah tekanan yang terus meningkat dari partainya sendiri, Justin Trudeau mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Kanada, mengakhiri sembilan tahun masa kepemimpinannya. Trudeau, yang juga pemimpin Partai Liberal, menyatakan bahwa ia akan tetap menjabat hingga partainya memilih pemimpin baru. Parlemen Kanada akan ditangguhkan hingga 24 Maret untuk memberi waktu bagi proses transisi ini.

Dilansir dari bbc.com, dalam konferensi pers pada Senin, Trudeau mengatakan:

“Negara ini layak mendapatkan pilihan yang nyata dalam pemilihan berikutnya. Jika saya harus bertarung dalam pertarungan internal, saya tidak bisa menjadi pilihan terbaik dalam pemilihan tersebut.”

Pernyataan tersebut mencerminkan tekanan politik yang dihadapi Trudeau, terutama terkait ketidakpuasan terhadap kepemimpinannya di kalangan anggota partai dan masyarakat luas. Meskipun demikian, Partai Liberal memberikan penghormatan kepada Trudeau atas kontribusinya selama lebih dari satu dekade.

“Sebagai Perdana Menteri, visinya telah membawa perubahan transformasional bagi warga Kanada,” bunyi pernyataan partai, mengutip kebijakan seperti Canada Child Benefit, penyediaan perawatan gigi dan jaminan pharmacare untuk beberapa obat.

Pengunduran diri Trudeau juga mengikuti pengunduran mendadak Chrystia Freeland, Wakil Perdana Menteri Kanada dan Menteri Keuangan, pada Desember lalu.

Trudeau, putra mantan Perdana Menteri Kanada Pierre Trudeau, menjadi pemimpin nasional pada 2015 dengan kemenangan mayoritas yang menjanjikan era progresif. Selama masa jabatannya, Trudeau:

1. Memajukan kesetaraan gender dengan kabinet beranggotakan 50% perempuan.

2. Mendukung masyarakat adat melalui kebijakan rekonsiliasi.

3. Menerapkan pajak karbon nasional untuk mengatasi perubahan iklim.

4. Menerapkan tunjangan anak bebas pajak untuk keluarga.

Setelah mundurnya Trudeau, Partai Liberal akan memilih pemimpin baru untuk mempersiapkan pemilu mendatang, yang dijadwalkan berlangsung sebelum 20 Oktober. Pengunduran diri Justin Trudeau menandai akhir dari salah satu era paling berpengaruh dalam sejarah modern Kanada. Sebagai pemimpin yang membawa sejumlah perubahan progresif, Trudeau juga menghadapi tantangan besar yang membentuk arah pemerintahannya. Kini, dengan transisi kepemimpinan di Partai Liberal, Kanada berada di persimpangan jalan, di mana pemimpin berikutnya diharapkan dapat menjawab aspirasi warga Kanada sambil mengatasi tantangan global yang semakin kompleks.

(Sumber: Fitriyah Andini_Universitas Diponegoro, bbc.com)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....