Dinkes Kabupaten Cirebon Perkuat Germas di Sekolah, Cegah Stunting sejak Remaja
- 14 Sep 2026 12:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui edukasi Pola Hidup Sehat (PHS) di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pencegahan stunting sejak usia remaja. Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Aksi Cegah Stunting di SMPN 1 Gebang, Jumat 11 September 2026.
Sebanyak 200 siswi mengikuti kegiatan yang menggabungkan aktivitas fisik, pemenuhan gizi, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta penyuluhan kesehatan. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, mengatakan pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berfokus pada balita maupun ibu hamil.
“Adik-adik remaja putri ini adalah calon ibu di masa depan. Pencegahan stunting tidak dimulai saat hamil atau setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak usia remaja putri dengan menjaga kesehatan reproduksi dan kecukupan gizi,” ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.
Menurutnya, penerapan Germas dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kebiasaan tersebut mencakup sarapan dengan gizi seimbang, mengonsumsi makanan kaya protein hewani, menjaga kebersihan diri, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Pencegahan stunting harus didukung dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Biasakan sarapan bergizi seimbang sebelum beraktivitas, mengonsumsi makanan kaya protein hewani, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” katanya.
Selain edukasi Germas, para siswi juga mengikuti senam dan sarapan bersama sebagai bagian dari penerapan perilaku hidup sehat. Para peserta kemudian mengikuti kegiatan minum TTD untuk mendukung pencegahan anemia pada remaja putri.
Ia menjelaskan, pencegahan anemia menjadi bagian penting karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan. Karena itu, konsumsi TTD secara rutin perlu dibangun menjadi kebiasaan sejak usia sekolah.
“Remaja putri sangat rentan mengalami anemia, karena mengalami siklus haid setiap bulannya. Oleh karena itu, rutin mengonsumsi tablet tambah darah seminggu sekali sangat penting untuk mencegah anemia agar nantinya tidak melahirkan bayi stunting,” katanya.
Dinkes Kabupaten Cirebon berharap sekolah dapat menjadi lingkungan yang mendukung penerapan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Penguatan kebiasaan tersebut diharapkan membentuk remaja yang sehat dan menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai stunting sejak sebelum masa kehamilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....