Marbot Pinunjul Kuningan Dapat Hadiah Umrah dari Bupati Dian
- 24 Agt 2026 12:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Pengabdian yang dilakukan dalam senyap mendapat apresiasi istimewa dari Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam Puncak Pangajen Rakyat Pinunjul 2026. Kegiatan yang digelar Forum Diskusi Waroeng Rakyat tersebut berlangsung di Erion Space, Jalan Baru Awirarangan–Kuningan, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Bupati Dian secara spontan memberikan hadiah umrah kepada Daskim, marbot asal Dukuhmaja yang dinobatkan sebagai Marbot Pinunjul 2026. Hadiah tersebut diberikan setelah Bupati Dian mendengar kisah pengabdian Daskim yang terus memberi manfaat bagi masyarakat di tengah keterbatasan.
Bagi Bupati Dian, sosok seperti Daskim menunjukkan kebaikan di Kabupaten Kuningan tidak selalu lahir dari kebijakan pemerintah. Banyak kontribusi nyata justru tumbuh dari masyarakat yang bekerja ikhlas tanpa mencari sorotan publik.
“Bekerja dalam diam, bekerja dalam senyap, dan manfaatnya dirasakan oleh orang banyak,” ujar Bupati Dian. Ia menambahkan para penerima penghargaan layak menjadi sumber inspirasi bagi seluruh masyarakat.
Melihat dedikasi tersebut, Bupati Dian pun tergerak untuk memberikan apresiasi khusus yang membahagiakan bagi sang marbot. “Karena saya mendengar tadi ada marbot masjid yang dapat apresiasi, saya sudah mengecek ada satu lagi slot, saya hadiahkan apresiasi untuk diberikan hadiah umrah,” kata Bupati Dian.
Keputusan mendadak tersebut sontak menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam keseluruhan rangkaian kegiatan. Daskim mengaku sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan hadiah istimewa untuk berangkat ke Tanah Suci dari orang nomor satu di Kuningan.
Ia pun menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan kepada dirinya dan profesi marbot secara umum. “Saya dan teman-teman marbot lainnya merasa sangat dihargai. Terlebih lagi, alhamdulillah, saya diberikan hadiah umrah untuk berangkat ke Tanah Suci,” ucap Daskim.
Bagi Daskim, penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengabdian tulus yang dijalaninya selama ini ternyata mendapat perhatian dan dihargai. Ia juga mendoakan Bupati Dian agar selalu diberikan kesehatan, umur panjang, serta kemudahan dalam memimpin daerah.
Sementara itu, Bupati Dian menilai semangat pengabdian seperti yang ditunjukkan Daskim perlu terus dipupuk di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, ukuran kepedulian seseorang tidak diukur dari seberapa keras ia bersuara, melainkan seberapa besar manfaat nyata yang ditinggalkan.
“Ukuran kepedulian bukan ditentukan dengan suara keras atau tidaknya seorang aktivis, tapi seberapa besar manfaat yang ditinggalkan akibat suara itu,” kata Bupati Dian menegaskan. Pesan moral ini menjadi benang merah utama dalam penyelenggaraan Pangajen Rakyat Pinunjul 2026.
Bagi Daskim, ketulusan merawat masjid yang selama ini dijalankan tanpa sorotan kini berbuah manis. Pengabdian dalam senyap itu akhirnya membuka jalan baginya untuk mewujudkan impian besar menjejakkan kaki di Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....