Kunci Bersama Summit 2026, Kabupaten Cirebon Siap Jadi Daerah Tujuan Investasi
- 28 Jul 2026 07:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Pusat bersama pemerintah daerah di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah memperkuat sinergi untuk mempercepat pembangunan ekonomi wilayah melalui Kunci Bersama Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026. Forum tersebut menjadi ajang penyelarasan strategi pembangunan infrastruktur sekaligus penguatan iklim investasi di kawasan perbatasan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Ketua Sekretariat Kunci Bersama sekaligus Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar. Selain itu, hadir pula para kepala daerah dari 10 kabupaten/kota yang tergabung dalam kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, termasuk Bupati Cirebon Imron.
Menko AHY menegaskan bahwa kawasan Kunci Bersama memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah menjadi kunci agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
"Hari ini saya menghadiri sebuah acara yang penting dan strategis, yaitu Kunci Bersama Summit Tahun 2026 di Jakarta. Kami sepakat bahwa kawasan Kunci Bersama ini memiliki potensi yang sangat baik, dari sisi ekonomi, industri, pariwisata, dan pengembangan wilayah lainnya," ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.
Ia menjelaskan, tantangan utama yang masih dihadapi kawasan perbatasan adalah keterbatasan konektivitas dan infrastruktur dasar. Karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berkomitmen melakukan pemetaan kebutuhan serta mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan daya saing wilayah.
Sementara itu, Bupati Cirebon Imron menyampaikan kesiapan Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah tujuan investasi. Menurutnya, daerah yang dipimpinnya memiliki kekuatan dari sisi jumlah penduduk, wilayah administrasi, hingga potensi sektor industri, manufaktur, pariwisata, dan jasa.
"Kabupaten Cirebon memiliki potensi yang sangat besar. Kami menaungi 40 kecamatan, 412 desa, dan 12 kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 2,5 juta jiwa. Ini modal demografi dan pasar yang luar biasa," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kemudahan pelayanan kepada para pelaku usaha. Pemkab Cirebon juga tidak hanya menunggu investasi datang, tetapi aktif memfasilitasi kebutuhan investor agar proses usaha berjalan lancar.
"Mangga (silakan), para investor bisa datang untuk mengembangkan usahanya di Kabupaten Cirebon. Kami dari pemerintah daerah akan selalu mendukung, menjemput bola, dan memfasilitasi seluruh kebutuhan para pengusaha agar investasi berjalan lancar," katanya.
Melalui Kunci Bersama Summit 2026, pemerintah pusat dan pemerintah daerah berharap kolaborasi pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas, serta kemudahan investasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan. Kabupaten Cirebon pun menegaskan komitmennya menjadi salah satu daerah yang siap membuka peluang seluas-luasnya bagi investor demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....