Antisipasi Banjir Kiriman Hulu, Kelurahan Drajat Usul Senderan Baru Sungai Suba

  • 11 Jul 2026 12:51 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kelurahan Drajat kembali mengusulkan pembangunan senderan di RT 02 sebagai bagian dari penanganan banjir yang masih kerap melanda wilayah tersebut. Usulan itu disampaikan saat Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau pembangunan senderan Sungai Suba di RW 09 Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi pada Rabu, 8 Juli 2026.

Bedasarkan Rilis Pemerintah Kota Cirebon, Kelurahan Drajat menjadi salah satu kawasan yang sering terdampak banjir sejak 2024. Sedikitnya 160 kepala keluarga tercatat terdampak akibat luapan Sungai Suba, termasuk banjir yang kembali terjadi dua kali pada Februari 2026 dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Lurah Drajat Daniar mengatakan pembangunan senderan dan normalisasi sungai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat untuk mengurangi dampak banjir yang selama ini terjadi. Menurutnya, kedua langkah tersebut merupakan solusi jangka panjang yang terus diharapkan warga.

"Harapan terbesar masyarakat memang pembangunan senderan dan normalisasi sungai. Selama ini banjir yang terjadi cukup besar sehingga kedua langkah tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi dampak yang dirasakan warga," ujar Daniar.

Baca juga: Pemkot Cirebon Rampungkan Senderan Sungai Suba di Kelurahan Drajat

Ia menjelaskan banjir besar yang terjadi sebelumnya bahkan sempat merendam permukiman dengan ketinggian air sekitar dua meter. Kondisi tersebut mendorong warga terus mengusulkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir agar risiko genangan dapat ditekan.

Daniar mengatakan pihaknya akan kembali mengusulkan pembangunan senderan di RT 02 Kelurahan Drajat karena kawasan tersebut juga masih rawan terdampak luapan sungai. Menurutnya, penanganan banjir perlu dilakukan secara bertahap mengingat aliran air yang masuk juga berasal dari daerah hulu.

"Kami akan terus mengusulkan pembangunan senderan di RT 02 karena kawasan itu juga masih rawan terdampak banjir. Apalagi luapan air yang terjadi tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga merupakan kiriman dari daerah hulu. Oleh sebab itu, penanganannya perlu dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan," ujar Daniar.

Pemerintah Kota Cirebon saat ini telah membangun senderan Sungai Suba sepanjang sekitar 90 meter di RW 09 melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu, pembangunan senderan, pintu air, dan pembenahan drainase di RW 01 telah rampung sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di Kelurahan Drajat.

Melalui penanganan bertahap tersebut, pemerintah berharap risiko banjir di kawasan Drajat dapat terus berkurang. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar upaya pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....