Hari Jadi ke-599, Forkopimda Cirebon Salat Ashar di Sang Ciptarasa
- 16 Jun 2026 19:36 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Cirebon ke-599, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama tokoh agama dan masyarakat melaksanakan Sholat Ashar berjamaah di Masjid Agung Sang Ciptarasa Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 15.08 WIB hingga 15.30 WIB tersebut menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Cirebon yang terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai religius dan budaya.
Dikutip dari tribratanews-polrescirebonkota.com, kegiatan ibadah berjamaah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 yang dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, anggota legislatif, tokoh agama, dan masyarakat. Sholat Ashar berjamaah dipimpin oleh Kiyai Jumhur yang bertindak sebagai imam di salah satu masjid bersejarah yang menjadi simbol identitas masyarakat Cirebon.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah dan doa bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan dalam mendukung pembangunan Kota Cirebon.
Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta mengatakan kegiatan ibadah berjamaah tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 yang sarat dengan nilai kebersamaan. Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan sejarah Kota Cirebon sekaligus mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan sejarah Kota Cirebon, tetapi juga mempererat sinergi antara unsur pemerintah, aparat, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik," ujar Usep Winta.
Kehadiran Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan spiritual. Tradisi keagamaan yang dilaksanakan dalam peringatan Hari Jadi Kota Cirebon tersebut juga dinilai sebagai warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
Masjid Agung Sang Ciptarasa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Cirebon dan telah lama menjadi pusat kegiatan keagamaan. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid peninggalan Kesultanan Cirebon tersebut juga menjadi simbol persatuan yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kiyai Jumhur menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan unsur Forkopimda yang terus menjaga tradisi silaturahmi melalui kegiatan ibadah bersama pada momentum Hari Jadi Kota Cirebon. Ia mengatakan tradisi tersebut telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan budaya religius masyarakat Cirebon.
"Tradisi seperti ini telah dilaksanakan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan budaya religius masyarakat Cirebon yang perlu terus dijaga," ucap Kiyai Jumhur.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Hari Jadi Kota Cirebon melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para pendahulu harus tetap dijaga agar mampu menjadi fondasi dalam menghadapi perkembangan zaman.
Pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi harus diiringi penguatan nilai spiritual dan kepedulian sosial. Melalui doa bersama yang dipanjatkan, masyarakat diajak mendoakan Kota Cirebon agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan di berbagai bidang.
Semangat "Manunggal Winangun Caruban" yang diusung dalam Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 kembali ditegaskan melalui kegiatan tersebut sebagai simbol persatuan seluruh elemen masyarakat. Harapan untuk terus membangun Kota Cirebon yang maju, harmonis, dan berbudaya menjadi pesan yang mengemuka dalam pelaksanaan ibadah bersama tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....