Pemkab Indramayu Gelar Aksi Bersih Pantai Tirta Ayu

  • 06 Jun 2026 19:28 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan korve dan aksi bersih-bersih pantai. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini dipusatkan di Pantai Tirta Ayu, Kecamatan Balongan, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta yang berasal dari berbagai unsur. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata komitmen bersama antara DLH Kabupaten Indramayu dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pengendalian perubahan iklim.

Saat menyampaikan amanat Bupati Indramayu Lucky Hakim, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali menyebut kegiatan ini sebagai respons terhadap eskalasi triple planetary crisis. Tiga krisis besar yang saat ini mengancam keberlangsungan bumi tersebut meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.

“Krisis ini memerlukan aksi nyata dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hari Lingkungan Hidup tidak hanya membangun pengetahuan dan kesadaran, tetapi juga harus menghasilkan tindakan nyata yang memberikan dampak langsung,” katanya.

Menurut Ahmad Syadali, dampak buruk dari perubahan iklim kini makin dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Fenomena tersebut dapat dilihat secara kasat mata mulai dari kenaikan muka air laut, cuaca ekstrem yang tidak menentu, hingga abrasi pantai di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Indramayu.

Karena kompleksnya masalah tersebut, Ahmad Syadali menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendirian dalam menghadapi krisis iklim. "Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, dunia pendidikan, hingga dunia usaha," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Syadali mengajak semua pihak untuk menjadikan aksi bersih-bersih pantai ini sebagai momentum membangun semangat konsistensi. "Saatnya bekerja untuk iklim harus kita bawa ke rumah, kantor, sekolah, dan lingkungan industri masing-masing. Mari kita mulai mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Indramayu Dedi Agus Permadi menjelaskan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 adalah “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut menjadi seruan aksi nyata untuk memperkuat program pengendalian perubahan iklim melalui langkah konkret seperti mengurangi emisi, menanam pohon, hingga membatasi produksi sampah.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, aksi nyata ini merupakan bentuk pertobatan ekologis untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat. Peringatan tahun ini juga diintegrasikan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup. Fokus utamanya ada dalam pengelolaan sampah sebagai bagian dari pengendalian perubahan iklim,” ujar Dedi.

Rangkaian agenda ini meliputi aksi korve bersih pantai, pemungutan dan penimbangan sampah, hingga telekonferensi bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Pada momen tersebut, Pj. Sekda bersama Kepala DLH juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Melalui agenda besar ini, Pemkab Indramayu berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian alam sekitar dapat terus meningkat. Dengan demikian, upaya pengendalian perubahan iklim dan pengelolaan sampah yang lebih baik bisa segera diwujudkan, khususnya di kawasan wisata.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....