Bupati Lucky Hakim Tinjau Proyek Sekolah Rakyat dan Industri Indramayu

  • 03 Jun 2026 18:06 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 di Kecamatan Terisi, Selasa, 2 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengawal proyek tersebut demi pemerataan pendidikan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim menegaskan fokus utama saat ini adalah kepastian legalitas lahan di kawasan sekolah. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan akses jalan menuju lokasi agar lebih mudah dilalui masyarakat.

"Kita ingin memastikan akses menuju Sekolah Rakyat makin baik," ujar Bupati Lucky Hakim di sela peninjauan. Menurutnya, infrastruktur yang mumpuni bukan hanya mendukung kegiatan belajar tetapi juga menjadi bagian pengembangan kawasan pendidikan.

Bupati menegaskan keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan gedung megah yang sedang dikebut pihak pelaksana. Dukungan semua pihak sangat penting guna memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan optimal oleh masyarakat kurang mampu.

Proses penjangkauan calon siswa terus dilakukan melalui pendamping PKH, Pekerja Sosial Masyarakat, dan juga pihak PKSK. Program Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, khususnya kategori Desil 1 dan Desil 2.

"Kita berharap, makin banyak masyarakat yang memanfaatkan program tersebut sebagai kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih baik," kata Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati.

Sementara itu, perwakilan pelaksana proyek menjelaskan bahwa progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai 61,60 persen. Sesuai kontrak kerja, seluruh pembangunan fasilitas ditargetkan selesai secara keseluruhan pada tanggal 25 Agustus 2026 mendatang.

Beberapa bangunan utama yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah gedung serbaguna, tempat ibadah masjid, serta fasilitas penunjang. Pihak kontraktor terus mengebut pengerjaan ruang kelas, asrama siswa dan guru, kantin, hingga lapangan sepak bola.

"Pembangunan gedung sekolah jenjang SMP dan SMA masih terus dikebut. Begitu pula gedung SD, asrama siswa, asrama guru, kantin, hingga lapangan sepak bola yang kini memasuki tahap penanaman rumput," kata Fahri selaku Operational Manager PT Abipraya Uno KSO.

Pada hari yang sama, Bupati Lucky Hakim juga melakukan kunjungan kerja terpisah ke PT Free View Internasional. Kegiatan ini merupakan bagian komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan investasi sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Bupati menegaskan Indramayu memiliki potensi besar berkembang sebagai kawasan industri tanpa mengabaikan sektor pertanian yang melimpah. Pengembangan kawasan industri seluas 14 ribu hektare harus berjalan seiring upaya menjaga ketahanan pangan daerah.

Lucky Hakim menjelaskan masyarakat Indramayu dikenal sebagai pekerja keras yang banyak menjadi pekerja migran di luar negeri. Namun, kondisi tersebut sering kali membuat hubungan keluarga harus terpisah dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kehadiran industri yang menyerap tenaga kerja lokal dinilai menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Perusahaan baru ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja produktif di daerah sendiri bagi warga.

“Tadi kami mendapat informasi, tahun depan kebutuhan tenaga kerja bisa mencapai sekitar 20 ribu orang," ujarnya. Ia menambahkan bahwa perputaran ekonomi ini memberikan dampak besar sehingga perusahaan harus memperhatikan kesejahteraan para pekerja.

Usai berdialog bersama jajaran manajemen, Bupati Lucky Hakim meninjau langsung area produksi pembuatan berbagai komponen sepatu. Pada kesempatan tersebut, ia melihat proses kerja sekaligus menyapa sejumlah karyawan mengenai aktivitas tugas sehari-hari mereka.

Karyawan baru di perusahaan tersebut saat ini masih harus menjalani masa pelatihan kerja selama tiga bulan. Pengawas Produksi PT Free View Internasional, Elis Fatimah, menjelaskan total tenaga kerja aktif kini mencapai 107 orang.

“Dalam proses pelatihan, mereka mempelajari tiga tahapan utama penjahitan komponen sepatu," ucap Elis Fatimah menuturkan secara rinci. Pekerja yang memenuhi standar kinerja serta tingkat kedisiplinan tinggi dapat segera diangkat menjadi karyawan tetap perusahaan.

Salah seorang karyawan baru, Euis, mengaku sangat bersyukur bisa bergabung dengan perusahaan tersebut sejak Mei lalu. Melalui investasi ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat seiring terbukanya lapangan kerja baru.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....