Disdik Kota Cirebon Alokasikan 75% Kuota Domisili Lokal TK dan SD

  • 02 Jun 2026 11:56 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dinas Pendidikan Kota Cirebon membuka jalur domisili, afirmasi, dan mutasi dalam pelaksanaan SPMB Tahun 2026 untuk jenjang TK dan SD. Kebijakan ini diterapkan dengan tujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Dinas Pendidikan Kota Cirebon, @disdikkotacirebon. Unggahan ini memuat hasil sosialisasi SPMB TK, SD, dan SMP Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026, di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

32.28%

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dibagi menjadi dua tahap. Untuk jenjang TK dan SD, proses penerimaan peserta didik dilaksanakan pada Tahap II melalui jalur afirmasi, mutasi, dan domisili.

Jalur domisili menjadi jalur dengan kuota terbesar, yakni 75 persen dari daya tampung sekolah. Kuota tersebut terdiri atas 70 persen untuk domisili Kota Cirebon dan 5 persen domisili luar kota yang diprioritaskan pernah bersekolah di Kota Cirebon.

Selain itu, jalur afirmasi disediakan sebesar 20 persen dari daya tampung sekolah. Kuota afirmasi meliputi 12 persen bagi keluarga ekonomi tidak mampu, 2 persen untuk peserta didik berkebutuhan khusus, 1 persen kelompok kondisi khusus atau terdampak bencana, serta 5 persen untuk anak guru.

Sementara jalur mutasi mendapatkan kuota 5 persen dari daya tampung. Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua, baik yang bekerja pada instansi pemerintah maupun sektor swasta.

Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan akun @disdikkotacirebon, pendaftaran untuk jenjang TK dan SD akan berlangsung dari minggu keempat Juni hingga minggu pertama Juli 2026. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan verifikasi berkas pada minggu pertama Juli, serta pengumuman dan daftar ulang pada minggu kedua Juli.

31.38%

Dinas Pendidikan Kota Cirebon berharap masyarakat dapat memahami dengan baik mekanisme, jalur, dan tahapan pendaftaran yang telah disediakan. Hal ini bertujuan agar seluruh proses pelaksanaan SPMB TK dan SD Tahun 2026 dapat berjalan tertib serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....