Urus Izin Sambil Olahraga: DPMPTSP Kuningan Buka Lapak NIB di CFD

  • 03 Mei 2026 10:23 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, KUNINGAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui inovasi layanan "Lapak Perizinan", instansi ini hadir di tengah keramaian Car Free Day (CFD) untuk memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara langsung dan praktis.

Kehadiran stan pelayanan yang berlokasi tepat di depan Griya Yogya Kuningan ini menyedot perhatian para pengunjung CFD pada Minggu pagi. Tidak hanya bagi para pelaku usaha yang ingin melegalkan bisnisnya, stan ini juga menjadi jujukan warga yang sekadar ingin berkonsultasi atau bertanya mengenai prosedur perizinan berusaha di wilayah Kabupaten Kuningan.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Kuningan, Drs. H. Dudi Pahrudin, M.Si., turun langsung memantau jalannya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin yang dirancang untuk memastikan pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah nyata dalam memangkas jarak antara birokrasi dan publik.

"Ini adalah wujud nyata dari akselerasi pelayanan publik. Kami ingin memastikan bahwa pengurusan izin usaha tidak lagi dianggap sebagai hal yang sulit atau kaku. Dengan hadir di ruang publik seperti CFD, masyarakat bisa mengurus izin sambil berolahraga atau menikmati waktu luang bersama keluarga," ujar Dudi di sela-sela kegiatan.

Di lokasi, sejumlah staf DPMPTSP tampak sigap dan ramah melayani setiap pemohon dengan semangat kerja sepenuh hati. Selain proses pembuatan NIB yang bisa langsung jadi di tempat, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya legalitas usaha bagi para pelaku UMKM guna mendukung pengembangan bisnis mereka ke level yang lebih formal.

Melalui kemudahan akses ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap pertumbuhan ekonomi lokal semakin pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan izin usaha. Pelayanan jemput bola ini pun diharapkan mampu menjadi motor penggerak terciptanya ekosistem investasi yang lebih inklusif dan transparan di Kabupaten Kuningan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....