Membasmi Hama Tikus, 15 Hektare Sawah di Kuningan Diselamatkan
- 16 Apr 2026 13:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan bergerak cepat membasmi serangan hama tikus yang mengancam produksi padi di sejumlah wilayah sentra pertanian. Melalui Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (Gerdal OPT), sebanyak 15 hektare lahan sawah berhasil diselamatkan dari potensi kerusakan lebih luas.
Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan turun langsung bersama Brigade Proteksi Tanaman, Petugas Pengendali OPT (POPT), serta petani di areal Kelompok Tani Tunas Mandiri 1, Desa Bakom, Kecamatan Darma.
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, mengatakan hama tikus sawah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan produksi padi. Hama ini memiliki tingkat reproduksi tinggi dan menyerang tanaman sejak fase awal hingga menjelang panen.
“Pengendalian harus dilakukan serempak dalam satu hamparan. Kalau tidak, populasi tikus akan cepat berkembang kembali,” ujar Wahyu, Kamis, 16 April 2026.
Ia menegaskan, langkah ini merupakan respons cepat atas laporan petani terkait meningkatnya serangan hama di lapangan. Tim teknis segera melakukan identifikasi dan langsung melaksanakan aksi pengendalian di area terdampak.
Selain pengendalian di lapangan, petani juga mendapatkan edukasi terkait pola serangan tikus serta teknik pengendalian terpadu. Metode yang diterapkan meliputi sanitasi lahan, pengemposan sarang, hingga penggunaan rodentisida secara tepat dan terukur.
Diskatan turut menyalurkan bantuan rodentisida untuk mendukung pengendalian serentak. Upaya ini diharapkan mampu menekan populasi tikus dan mencegah penyebaran serangan ke lahan lain.
Menurut Wahyu, keberhasilan pengendalian sangat bergantung pada kekompakan petani dalam satu kawasan. “Jika dilakukan bersama-sama, siklus hidup tikus bisa diputus dan dampaknya terhadap produksi bisa ditekan,” katanya.
Petani menyambut positif langkah cepat pemerintah daerah. Kehadiran tim Diskatan di lapangan dinilai membantu memberikan solusi sekaligus meningkatkan semangat dalam menghadapi ancaman hama.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan pengendalian yang cepat dan terkoordinasi, potensi kerugian akibat serangan hama diharapkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....