182 Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka Kota Cirebon 2026

  • 09 Apr 2026 01:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cirebon Buntoro Tirto menyebut seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 diikuti 182 peserta dari berbagai sekolah di Kota Cirebon. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme generasi muda dalam mengikuti program pembinaan karakter dan nasionalisme tersebut.

Buntoro menjelaskan seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi administrasi sebelum mengikuti proses seleksi lanjutan. Peserta yang mengikuti seleksi merupakan pelajar terbaik yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia.

"Alhamdulillah, tahun ini jumlah peserta mencapai 182 orang. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat baik dari para pelajar di Kota Cirebon untuk menjadi bagian dari Paskibraka," ujarnya dalam keterangan rilis Pemerintah Kota Cirebon, Rabu, 8 April 2026.

Ia menambahkan, terdapat ketentuan tinggi badan bagi peserta seleksi, yakni perempuan minimal 160 sentimeter hingga maksimal 175 sentimeter, sedangkan laki-laki berkisar antara 170 sentimeter hingga 180 sentimeter. Ketentuan tersebut menjadi salah satu syarat teknis dalam proses seleksi.

Lebih lanjut, Buntoro menjelaskan tahapan seleksi dilakukan secara bertahap menggunakan sistem gugur berbasis aplikasi. Peserta pada tahap awal mengikuti tes wawasan kebangsaan, Pancasila Ideologi Pembinaan, serta inteligensia umum yang dilaksanakan secara daring. "Pada tahap awal ini, peserta mengikuti tes wawasan kebangsaan, Pancasila Ideologi Pembinaan (PIP), serta inteligensia umum yang dilaksanakan secara daring dalam satu hari. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tes kesehatan, samapta, parade, wawancara, dan tahapan lainnya,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan peserta tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pemahaman nilai kebangsaan. Sistem seleksi berbasis gugur menuntut peserta memperoleh nilai sesuai standar untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

"Kami berharap para peserta tidak hanya fokus pada kesiapan fisik, tetapi juga memperkuat pengetahuan terkait wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila. Karena sistem seleksi ini bersifat gugur, sehingga apabila nilai tidak memenuhi standar, maka peserta tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....