Pemkot Cirebon Percepat Proyek Lampu Jalan lewat Skema KPBU

  • 22 Feb 2026 15:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), khususnya untuk proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) sebagai bagian dari penataan cahaya kota. Langkah ini diproyeksikan menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan fiskal daerah agar pembangunan tetap berjalan optimal tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Capacity Building KPBU untuk penyediaan APJ yang digelar di aula Bappelitbangda Kota Cirebon, Kamis, 19 Februari 2026. Forum ini menjadi wadah penguatan pemahaman sekaligus pematangan kesiapan proyek agar memiliki aspek kelayakan teknis, finansial, dan regulasi yang jelas sebelum ditawarkan kepada mitra badan usaha.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa skema KPBU harus segera direalisasikan dan tidak boleh dijalankan setengah hati, karena kebutuhan penerangan jalan yang merata semakin mendesak demi mendukung keamanan dan estetika kota. Ia meminta seluruh jajaran serius mengikuti tahapan perencanaan agar target pemasangan PJU dapat meningkat signifikan dibandingkan skema pembiayaan konvensional.

“Sistem KPBU ini harus segera kita wujudkan. Kita tidak boleh setengah-setengah. Dengan skema ini, volume PJU yang bisa kita pasang akan jauh lebih banyak dibandingkan hanya mengandalkan anggaran rutin. Saya minta seluruh pihak mendengarkan dengan seksama dalam kegiatan ini agar terwujud dengan baik,” ujar Wali Kota, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Cirebon, cirebonkota.go.id.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif agar kebijakan yang diambil memiliki kekuatan regulasi dan kepastian hukum yang jelas, sehingga mampu menarik investor yang kredibel serta memastikan proyek berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Keberhasilan KPBU sangat ditentukan oleh keselarasan antara eksekutif dan legislatif. Dukungan kebijakan dan pengawasan yang konstruktif dari DPRD akan menjadi fondasi kokoh. Kita ingin menarik mitra badan usaha yang kredibel, maka proyek yang kita tawarkan pun harus credible, feasible, dan bankable. Artinya, dokumen dan regulasi kita harus siap dan pasti,” katanya menegaskan.

Melalui langkah ini, Pemkot Cirebon berharap penataan cahaya kota tidak hanya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga memperkuat citra kota yang tertata modern dan siap berkembang di tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....